Menko Polhukam Sebut Aksi Massa Pendukung KPK Kekanak-kanakan

Sabtu, 24 Januari 2015 | 13:34 WIB
CP
B
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: B1
Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi saat menggelar aksi mendukung KPK atas penangkapan Bambang Widjojanto yang sewenang-wenang di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/1). Dalam aksinya mereka mendesak agar Mabes Polri membebaskan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto karena penangkapan sewenang-wenang.
Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi saat menggelar aksi mendukung KPK atas penangkapan Bambang Widjojanto yang sewenang-wenang di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/1). Dalam aksinya mereka mendesak agar Mabes Polri membebaskan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto karena penangkapan sewenang-wenang. (Suara Pembaruan / Ruht Semiono)

Jakarta - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno menyesalkan adanya aksi massa pendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan, Tedjo menyebut aksi tersebut kekanak-kanakan.

"Pergerakan massa masih ada, ini yang kita sesalkan sebagai penanggung jawab keamanan. Saya agak menyayangkan, mestinya tidak perlu terjadi. Boleh terjadi (pergerakan atau aksi massa), tapi kalau tertutup silakan. Jangan semua di depan media, seperti itu tidak baik, kekanak-kanakan," kata Tedjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (24/1).

Dia juga meminta para pimpinan institusi KPK dan Polri tidak mengeluarkan pernyataan yang tendensius.

"Pertemuan kemarin di KPK maupun pertemuan di Polri kan diharapkan tidak terjadi suatu pernyataan-pernyataan yg menyudutkan apalagi menyatakan ingin... Pokoknya anu lah... Tidak boleh seperti itu. Harus menenangkan," ujarnya.

"Jangan membakar-bakar massa, mengajak rakyat 'Ayo rakyat, kita ini'. Enggak boleh begitu. Itu suatu pernyataan sikap yang kekanak-anakan. Berdiri sendiri, kuat dia. Dia akan didukung, Konstitusi mendukung, bukan dukungan rakyat yang enggak jelas itu," tukasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon