Adhie Massardi: Konflik KPK-Polri Pertarungan Personal
Minggu, 25 Januari 2015 | 16:43 WIBJakarta - Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi menyebut situasi panas yang dipertontonkan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Kepolisian saat ini, adalah pertarungan personal dan bukan pertarungan antar institusi.
"Ini bukan pertarungan institusi tetapi personal. Sekarang tidak ada lagi kebanggaan kepada almamater," kata Adhi dalam acara diskusi di Jakarta, Minggu (25/1).
Menurutnya, konflik personal tersebut terjadi karena sudah tidak ada lagi kebanggaan akan korps. Sehingga tidak mengkhawatirkan nama baik lembaga masing-masing.
"Mereka sudah tidak persoalkan KPK akan dikutuk rakyat, atau polri akan dikutuk rakyat. Ketika kebanggaan almamater hilang terjadilah demikian," ujar Adhie.
Seperti diketahui, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Ronny Sompie membenarkan peristiwa penangkapan terhadap Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, pada Jumat (23/1) pagi.
Ronny mengatakan BW ditangkap atas tuduhan mengarahkan saksi memberikan keterangan palsu di sidang Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara PHPU di Kota Waringin Barat tahun 2010.
Penangkapan dan persangkaan tersebut, menurut beberapa kalangan menyalahi aturan hukum atau bentuk kriminalisasi terhadap KPK. Sehingga, harus dibatalkan.
Apalagi, penersangkaan terhadap BW tersebut dilakukan pasca penetapan Komjen pol Budi Gunawan sebagai tersangka oleh KPK.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




