Wanita Hamil Disarankan Hindari Makan Apel Impor
Selasa, 27 Januari 2015 | 18:43 WIB
Jakarta - Bakteri Listeria monocytogenes yang diduga telah mencemari buah Apel asal Amerika Serikat jenis Granny Smith dan Gala ternyata memiliki dampak yang sangat buruk untuk kesehatan.
Bahkan, bila dikonsumsi wanita hamil, jenis bakteri ini bisa menyebabkan keguguran.
"Pada wanita hamil yang terinfeksi, akan muncul gejala seperti flu ringan. Namun, infeksi selama kehamilan dapat menyebabkan keguguran, infeksi pada bayi yang baru lahir, atau bayi lahir mati," kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, M. Subuh di Jakarta, Selasa (27/1).
Gejala tersebut biasanya juga muncul pada bayi baru lahir di minggu pertama kehidupan, juga dapat terjadi di kemudian hari.
"Gejala pada bayi baru lahir sering tidak terlihat, namun dapat berupa tanda seperti lekas marah, demam, dan tidak mau makan," ujarnya.
Selain ibu hamil dan bayi, orang sehat juga dapat terinfeksi bakteri Listeria, dengan gejala jangka pendek yang muncul seperti demam tinggi, sakit kepala parah, pegal, mual, sakit perut dan diare.
"Gejala Listeriosis dapat muncul kapan saja antara 3-70 hari pasca infeksi bakteri Listeria, rata-rata biasanya sekitar 21 hari. Gejala umumnya yaitu demam, nyeri otot, disertai mual atau diare," katanya.
Jika infeksi menyebar ke sistem saraf pusat (SSP), gejala dapat mencakup sakit kepala, kaku pada leher, bingung, kehilangan keseimbangan, dan terkadang mengalami kejang.
Bahkan bagi mereka yang memiliki sistem kekebalan yang lemah, bakteri Listeria juga dapat menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan meningitis atau infeksi otak.
Untuk pencegahan, Subuh menyarankan agar selalu membilas bahan mentah dengan air mengalir sebelum dimakan, dipotong, atau dimasak. Bahkan jika sudah dikupas, tetap harus dicuci terlebih dahulu.
"Sebelum disimpan, produk hasil pertanian juga harus dibersihkan dulu menggunakan sikat bersih, lalu dikeringkan dengan kain bersih atau kertas," ujarnya.
Yang juga penting, pisahkan daging mentah dan unggas dari sayuran, makanan matang, dan makanan siap saji. Cuci peralatan masak berupa alat atau alas pemotong yang telah digunakan untuk daging mentah, unggas, atau produk-produk hewani sebelum digunakan pada produk makanan lainnya.
Lalu, jangan lupa untuk mencuci tangan menggunakan sabun sebelum mengolah makanan, dan saat akan makan.
"Pencegahan secara total mungkin tidak dapat dilakukan, namun makanan yang dimasak, dipanaskan dan disimpan dengan benar umumnya aman dikonsumsi karena bakteri ini akan mati pada temperatur 75°C," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




