BPOM Bengkulu Sita 44 Kg Apel Impor

Rabu, 28 Januari 2015 | 15:37 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memeriksa apel impor saat sidak di salah satu mal di Brebes, Jateng, Rabu (28/1).
Petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memeriksa apel impor saat sidak di salah satu mal di Brebes, Jateng, Rabu (28/1). (Antara/Oky Lukmansyah)

Bengkulu - Petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu menyita 44 kilogram apel jenis Granny Smith dan Royal Gala asal Amerika Serikat yang diduga terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes.

"Di distributor kosong, justru ditemukan dari swalayan Hypermart dan toko pengecer buah," kata Kepala BPOM Bengkulu Zulkifli di sela-sela razia di salah satu swalayan di Kota Bengkulu, Rabu (28/1).

Ia mengatakan apel impor asal Amerika tersebut akan dibawa ke laboratorium untuk diperiksa. Selain dari swalayan Hypermart, petugas juga mengambil sejumlah sampel apel impor dari Amerika yang dijual pedagang eceran.

"Petugas sudah memeriksa ke distributor buah terbesar di Provinsi Bengkulu dan tidak ditemukan, ternyata ada di swalayan dan pengecer," ujarnya.

Swalayan Hypermart diketahui tidak mengambil buah dari distributor di daerah tapi langsung dari importir di Jakarta.

Hingga saat ini, petugas BPOM bersama Badan Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan masih memeriksa toko pengecer buah-buahan dalam wilayah Kota Bengkulu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon