Dua Bulan Dibangun, Tiga Kelas SMKN 2 Rangkasbitung Ambruk
Senin, 2 Februari 2015 | 20:01 WIB
Lebak - Tiga ruang kelas SMKN 2 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (2/2) pukul 06.00 WIB ambruk, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
"Ketiga ruangan kelas itu baru dibangun dua bulan lalu oleh CV Gilang Kencana dibiayai APBD dengan anggaran sekitar Rp 400 juta," kata Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat meninjau SMKN 2 Rangkasbitung.
Bupati mengatakan, ambruknya tiga ruangan kelas tersebut akibat konstruksi rangka baja tidak kuat menahan beban genteng.
Apalagi, intensitas curah hujan meningkat sepanjang siang, sore, malam hingga dini hari.
Kemungkinan beban genteng terkena air hujan itu sehingga rangka baja tidak kuat menahanya.
Namun, beruntung peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa karena siswa belum memulai kegiatan belajar mengajar (KBM).
"Kami tidak membayangkan jika siswa lagi berada di kelas dipastikan banyak korban jiwa," katanya.
Menurut dia, selama ini pembangunan ruang kelas itu masih tanggung jawab pengusaha, sehingga diharapkan secepatnya mereka kembali membang ruangan kelas tersebut.
Saat ini, ujar dia, proses KBM terganggu akibat ambruk gedung kelas itu.
"Kami minta tiga bulan ke depan sudah digunakan kembali untuk proses belajar, terlebih menghadapi Ujian Nasional," katanya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lebak Ajun Komisaris Polisi Salahuddin mengaku, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait ambruknya tiga ruangan kelas SMPN 2 Rangkasbitung.
Petugas sudah memasang garis polisi di lokasi kejadian.
"Kami akan memintai keterangan ambruknya ruang kelas yang baru dibangun dua bulan lalu itu," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




