BOPI Terpecah Sikapi Kasus Diego
Kamis, 5 Januari 2012 | 17:34 WIB
BOPI bisa disebut sebagai salah satu pihak yang bertanggungjawab terhadap kisruh sepakbola nasional.
Sama seperti konflik di tubuh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), kasus perseteruan antara Diego Michiels dengan klub Pelita Jaya seperti tak berujung.
Laporan manajer Pelita Jaya, Lalu Mara Satriawangsa, ke Badan Olahraga Profesional Indonesia semakin menunjukkan perpecahan di tubuh BOPI terkait konflik PSSI dan dualisme kompetisi.
Saat menerima Pelita Jaya, Ketua Umum BOPI, Gordon Mogot, mengatakan kasus Diego bukanlah ranah BOPI.
"Pelita Jaya bukan klub profesional dan tidak memenuhi persyaratan sebagai klub profesional karena tidak melapor pada kami. Jika Pelita Jaya memang klub profesional, baru kami akan menindaklanjuti laporan ini," kata Gordon, hari ini.
Di sisi lain, ketua harian BOPI, Haryo Yunarto, justru menerima laporan Pelita Jaya dan berjanji alan mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah ini.
"Kami akan mempelajari semua permasalahan yang terjadi karena kami sudah menerima berkas yang diterima oleh ketua umum tadi. Saya janjikan dalam dua hari ke depan pembahasan masalah antara Diego dan Pelita Jaya akan segera dimulai setelah semua dipelajari," kata Haryo.
Ini bukan pertama kalinya Gordon dan Haryo berbeda pendapat.
Keduanya juga berselisih paham soal perizinan ISL dan IPL.
Jika ditarik ke belakang, BOPI bisa disebut sebagai salah satu pihak yang bertanggungjawab terhadap kisruh sepakbola nasional.
Saat Gerakan Reformasi Sepakbola Nasional Indonesia berencana menggulirkan Liga Primer Indonesia, mereka terbentur oleh regulasi FIFA dan PSSI karena mayoritas klubnya bukan anggota PSSI, maka LPI pun berlindung di balik BOPI dan Gordon.
Dengan alasan bahwa klub LPI adalah klub profesional, Gordon kemudian memberi izin pada LPI.
Saat itu, Haryo mengatakan LPI bukanlah kompetisi resmi dan hanya bersifat hiburan.
BOPI sendiri selama ini lebih banyak terlibat di cabang tinju profesional dan tidak pernah terlibat di cabang lain yang memiliki kompetisi profesional, seperti sepakbola, basket, dan voli.
Sama seperti konflik di tubuh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), kasus perseteruan antara Diego Michiels dengan klub Pelita Jaya seperti tak berujung.
Laporan manajer Pelita Jaya, Lalu Mara Satriawangsa, ke Badan Olahraga Profesional Indonesia semakin menunjukkan perpecahan di tubuh BOPI terkait konflik PSSI dan dualisme kompetisi.
Saat menerima Pelita Jaya, Ketua Umum BOPI, Gordon Mogot, mengatakan kasus Diego bukanlah ranah BOPI.
"Pelita Jaya bukan klub profesional dan tidak memenuhi persyaratan sebagai klub profesional karena tidak melapor pada kami. Jika Pelita Jaya memang klub profesional, baru kami akan menindaklanjuti laporan ini," kata Gordon, hari ini.
Di sisi lain, ketua harian BOPI, Haryo Yunarto, justru menerima laporan Pelita Jaya dan berjanji alan mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah ini.
"Kami akan mempelajari semua permasalahan yang terjadi karena kami sudah menerima berkas yang diterima oleh ketua umum tadi. Saya janjikan dalam dua hari ke depan pembahasan masalah antara Diego dan Pelita Jaya akan segera dimulai setelah semua dipelajari," kata Haryo.
Ini bukan pertama kalinya Gordon dan Haryo berbeda pendapat.
Keduanya juga berselisih paham soal perizinan ISL dan IPL.
Jika ditarik ke belakang, BOPI bisa disebut sebagai salah satu pihak yang bertanggungjawab terhadap kisruh sepakbola nasional.
Saat Gerakan Reformasi Sepakbola Nasional Indonesia berencana menggulirkan Liga Primer Indonesia, mereka terbentur oleh regulasi FIFA dan PSSI karena mayoritas klubnya bukan anggota PSSI, maka LPI pun berlindung di balik BOPI dan Gordon.
Dengan alasan bahwa klub LPI adalah klub profesional, Gordon kemudian memberi izin pada LPI.
Saat itu, Haryo mengatakan LPI bukanlah kompetisi resmi dan hanya bersifat hiburan.
BOPI sendiri selama ini lebih banyak terlibat di cabang tinju profesional dan tidak pernah terlibat di cabang lain yang memiliki kompetisi profesional, seperti sepakbola, basket, dan voli.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




