BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sulut
Kamis, 5 Februari 2015 | 01:58 WIB
Manado - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah laut Sulawesi Utara.
"Berdasarkan dari citra satelit, akan terjadi hujan dengan intensitas ringan sampai sedang serta gelombang tinggi di sekitar perairan bagian utara Sulawesi pada 4-6 Februari 2015," kata Prakirawan BMKG Stasiun Samratulangi Nurhadi di Manado, Kamis (5/2).
Ia mengatakan hujan dengan intensitas ringan sampai sedang diperkirakan akan terjadi di Sulawesi Utara, sehingga warga yang berdomisili di wilayah rawan bencana, seperti tepian daerah aliran sungai dan perbukitan untuk waspada meskipun matahari cuaca terlihat mulai cerah.
"Sedangkan gelombang laut dengan ketinggian antara 3,0-5,0 meter dan alun sedang antara 2-4 meter, dapat terjadi di perairan bagian utara Sulawesi, Bitung, Manado, Sangihe, Talaud, serta wilayah lainnya di Indonesia," katanya.
Pihaknya mengeluarkan peringatan bagi nelayan dan kapal-kapal untuk berhati-hati melaut.
"Kalau memang tidak perlu jangan dulu berlayar karena berisiko," katanya.
Nurhadi menjelaskan hujan dengan intensitas ringan sampai sedang di Manado juga disebabkan oleh pertemuan antara angin memanjang di perairan utara Nusa Tenggara Timur hingga Arafuru.
Selain itu, katanya, adanya konvergensi atau perlambatan kecepatan angin memanjang di selat Karimata hingga Laut Jawa, Sulawesi Utara hingga Maluku, dan Perairan Maluku Utara hingga Papua Barat.
"Juga disebabkan oleh kelembaban udara yang cukup tinggi di sebagian tinggi di sebagian besar Jawa, Kalimantan bagian tengah, Sulawesi bagian tengah hingga Papua dan kondisi tersebut mendukung terbentuknya awan-awan hujan di hampir seluruh wilayah Indonesia, termasuk Manado," katanya.
Menanggapi peringatan dini BMKG tersebut, Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan terus melakukan koordinasi dengan seluruh kepala wilayah, seperti camat, lurah sampai kepala lingkungan, agar terus memantau wilayah masing-masing.
"Pantau seluruh wilayah dan ingatkan warga untuk tetap waspada dan segera mengungsi jika perlu, agar tidak sampai menjadi korban, tentu saja warga tetap bisa beraktivits seperti biasa, jangan sampai tidak melakukan apa-apa karena khawatir tetapi tetap waspada," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




