First Media Incar Satu Juta Pelanggan TV Berbayar
Selasa, 10 Februari 2015 | 12:17 WIB
Jakarta - Sebagai perusahaan penyedia layanan internet pita lebar (broadband) dan televisi (TV) berbayar, First Media menargetkan untuk meraih 1,000,000 pelanggan TV berbayar pada tahun ini. Jumlah tersebut meningkat sebesar 300,000 pelanggan dari total pelanggan sampai dengan akhir 2014, yang mencapai angka 700,000 pelanggan.
CEO PT Link Net Tbk, Richard Kartawijaya mengatakan, secara umum, penetrasi TV berbayar, baik TV kabel maupun satelit di Indonesia mencapai 16,500,000 pelanggan pada tahun lalu. Namun, kata dia, jika disegmentasikan secara spesifik ke dalam jenis TV kabel, maka First Media menguasai pangsa pasar TV kabel di Indonesia sebesar 80 persen.
"Kalau bicara soal market share, jangan lupa, Pay TV ini kan banyak sekali. Kalau kita lihat pay TV lewat kabel, maka market share kita sekitar 80 persen. Karena memang kebetulan kita masuk di lokasi yang tepat untuk TV kabel, yang disertai dengan fiber optik dan juga internet untuk TV. Jadi memang First Media masih menguasai market yang cukup besar," kata Richard dalam acara peluncuran SmartBox X1 Combo HD di XXI Lounge, Plaza Senayan, Jakarta, Selasa, (10/2).
Menurut Richard, keberhasilan perusahaan dalam meraih pangsa pasar TV kabel sebesar 80 persen tersebut, karena didukung oleh strategi jitu perusahaan dalam melakukan inovasi teknologi, berupa inovasi set top box (STB) yang lebih smart, penambahan konten siaran, dan juga pemilihan lokasi yang tepat dalam menawarkan TV kabel kepada masyarakat.
Richard menyebutkan, beberapa lokasi yang menjadi kantong pertumbuhan pelanggan, antara lain, Jakarta dan beberapa kota di pinggiran Jakarta, seperti Tangerang, Depok, Bogor, Bekasi. Disusul, Bandung, dan beberapa kota di sekitarnya, Surabaya dan Bali.
"Jadi, selain pengembangan inovasi teknologi untuk TV kabel, kita juga memilih yang tepat untuk memasarkan TV kabel. Khusus di Bali, area utama kita di daerah perhotelan yang ada di sana (Bali). Jadi, faktor ini juga yang membuat pelanggan kita terus tumbuh," tambah Richard.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




