Wiranto: Hanura Didirikan untuk Revolusi Mental
Jumat, 13 Februari 2015 | 22:44 WIB
Solo - Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto menyatakan bahwa partainya didirikan pada 2006 dengan tujuan melakukan revolusi mental saat kondisi pemerintahan dan perkembangan demokrasi yang cepat serta dinamis.
"Sejarah itu, mengalami perubahan yang sangat signifikan dalam kehidupan masyarakat, terutama di wilayah politik dan pemerintahan," kata Wiranto di sela pembukaan Munas II Hanura di Kota Solo, Jumat (13/2) malam.
Menurut Wiranto dengan demokrasi yang berlebihan terjadi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) tumbuh berkembang subur di Indonesia. Mereka mencari keuntungan sesaat dan tidak lagi mempedulikan kemajuan bangsa ini.
Oleh karena itu, Partai Hanura yang artinya kejujuran dan tidak bisa berbohong tersebut, kata dia, memiliki semangat dengan munculnya gerakan moral untuk meluruskan kembali jalannya demokrasi Indonesia.
"Gerakan moral menuju kebenaran mengubah perilaku para tokoh nasional dan pemimpin untuk masa depan bangsa. Hati nurani merupakan sumber kemuliaan, hal ini yang menjadi pedoman kerja Partai Hanura," katanya.
Menurut Wiranto dengan cara tersebut Partai Hanura berharap dapat mewarnai dan memberikan sumbangan yang berharga bagi kehidupan berpolitik nasional yang bermartabat.
Wiranto menjelaskan, untuk menjadi Indonesia yang maju bahwa koalisi yang benar yakni koalisi merah putih menuju Indonesia hebat. Partai Hanura belum menjadi partai yang besar, tetapi memiliki cita-cita yang besar.
Meskipun, Partai Hanura harus melawan arus dalam mencapai cita citanya, berlahan tetapi pasti untuk menerobos berbagai kesulitan untuk pembangunan bangsa.
Menurut dia, Hanura dalam mengukuti Pemilu sudah dua kali ini, pada 2009 mampu menjadikan kadernya sebanyak 934 orang yang menduduki kursi DPR dan DPRD, sedangkan 2014 meningkat menjadi 1.278 orang baik di DPR maupun DPRD.
Bahkan, sejumlah kader dari Hanura yang dipercaya masuk dalam jajaran Kabinet Kerja di pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan Jusuf Kalla.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




