Kalapas Denpasar Tepis Isu Warga Binaan Resah

Minggu, 15 Februari 2015 | 00:44 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Tiga polisi berjaga di depan gerbang Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan, Denpasar, 14 Februari 2015
Tiga polisi berjaga di depan gerbang Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan, Denpasar, 14 Februari 2015 (Antara Foto / Nyoman Budhiana)

Denpasar - Kepala Lembaga Pemasyarakatan  (Kalapas) Kelas II-A Denpasar Sudjonggo menepis isu warga binaan resah menjelang pemindahan terpidana mati warga negara Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran atau dikenal dengan kelompok Bali Nine.

"Saya lihat nggak ada kok. Semua baik-baik saja," kata Sudjonggo saat melakukan peninjauan di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Denpasar di Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (14/2) malam.

Menurut dia, kondisi warga binaan di lapas terbesar di Pulau Dewata itu menjelang eksekusi kedua napi tersebut aman-aman saja.

Menjelang pemindahan dua napi tersebut, katanya, Lapas Denpasar tidak melakukan persiapan yang berbeda. "Semuanya biasa-biasa saja. Tidak ada penambahan personel," ujarnya.

Pihaknya menegaskan bahwa kapanpun pemindahan napi itu keluar dari Pulau Dewata, Lapas Denpasar selalu siap.

Sementara untuk pengamanan pihaknya tidak mau berkomentar banyak dan menyerahkan masalah itu kepada Polda Bali.

Kedua napi tersebut rencananya akan dipindahkan keluar Pulau Dewata dengan menggunakan jalur udara untuk dieksekusi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon