Jokowi Minta Soal Pernyataan Abbott Tak Lagi “Digoreng”
Senin, 23 Februari 2015 | 16:56 WIB
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pernyataan Perdana Menteri Australia Tony Abbott tak lagi 'digoreng'. Presiden menggunakan istilah, ‘jangan memanas-manasi’. Apalagi kata presiden pernyataan Abbott kemudian sudah diklarifikasi.
"Kamu jangan panas-panasin, kan sudah diklarifikasi," demikian disampaikan Jokowi di kompleks Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (23/2) setelah mendarat dari kunjungan kerja ke provinsi Banten.
Hal itu disampaikan Jokowi saat ditanyakan wartawan responnya perihal pernyataan Tony Abbott yang mengingatkan bantuan Australia untuk tsunami Aceh.
Pernyataan tersebut kemudian mendapat reaksi keras dari publik dan berujung pada pengumpulan koin untuk mengembalikan uang bantuan pemerintah Australia saat bencana besar itu terjadi.
Abbott mengaitkan bantuan tersebut dengan rencana eksekusi dua warga negara Australia terpidana gerbong narkotika Bali Nine.
Meski demikian kerasnya tekanan pemerintah Asing kata Jokowi, tak akan menyurutkan penegakan hukum di Indonesia khususnya mengenai darurat narkoba.
"Tidak (berpengaruh pada pemerintah). Itu (eksekusi mati gembong narkoba) kedaulatan hukum kita," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




