Panglima TNI : Jangan Coba-Coba Ganggu Eksekusi Mati Gembong Narkoba
Senin, 23 Februari 2015 | 17:34 WIB
Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan kesiapannya untuk mengamankan eksekusi mati bagi gembong Narkoba. TNI akan mengerahkan segala kekuatan dan kemampuan agar eksekusi berjalan lancar.
"Jangan coba-coba menggangu jalannya eksekusi dengan cara apapun. Kami sudah siap. Jangan coba-coba ada skenario yang mengganggu jalannya eksekusi," kata Panglima TNI Moeldoko saat menerima jajaran Banser (Barisan Ansor Serbaguna) di Markas Besar (Mabes) TNI Cilangkap, Jakarta, Senin (23/2).
Jajaran Banser dipimpin Ketua Nusron Wahid, didampingi Sekjen Aqiel Irham, Ketua Pimpinan Pusat Ansor Yagut dan Kepala Satuan Koordinasi Nasional Alfa Isnaini beserta 125 orang anggota.
Sementara Moeldoko didampingi Asrenum Panglima TNI Mayjen TNI Sumedy, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Karibiyama, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Indra Hidayat, Aspers Panglima TNI Laksda TNI Sugeng Darmawan dan Kapuspen TNI Mayjen TNI M Fuad Basya.
Moeldoko menegaskan TNI sudah siap dengan segala kekukatan untuk mengamankan eksekusi. Pasukan-pasukan khusus TNI sudah diperintahkan untuk melatih diri dan dalam posisi siaga.
Dia menegaskan ada tiga pesawat Sukhoi yang beroperasi saat ini untuk memantau dan mengantisipasi gangguan yang terjadi. Pengerahan pasukan akan dilakukan jika potensi gangguan memang sudah nyata ada.
"Saya sudah mengumpulkan para Komandan Pasukan Khusus untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. TNI harus siap dalam kondisi apapun dan mengantisipasi yang terjelek, bukan berlebihan dan memang harus seperti itu," tegasnya.
Sementara Nusron berharap Australia membantu Indonesia tanpa mengharapkan imbalan. Bantuan harus tulus, tanpa intervensi proses hukum di Indonesia.
"Rakyat terimakasih pada Pak Tonny Abbott (perdana menteri Australia, Red) atas bantuan dalam tsunami di Aceh. Tetapi bantuan harus tulus, jangan intervensi. Jangan dikaitkan dengan kedaulatan. Ansor siap dibelakang TNI," tuturnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




