INW Minta Jaksa Agung Segera Eksekusi Terpidana Mati "Bali Nine"

Rabu, 25 Februari 2015 | 00:43 WIB
FQ
B
Penulis: Firman Qusnulyakin | Editor: B1
Dua terpidana mati asal Australia Andrew Chan (kiri), dan Myuran Sukumaran (kanan.
Dua terpidana mati asal Australia Andrew Chan (kiri), dan Myuran Sukumaran (kanan. (AFP Photo/Jewel Samad)

Jakarta - Indonesia Narkotika Watch (INW) tampak geram melihat lambannya kinerja Jaksa Agung HM Prasetyo mengeksekusi para terpidana mati narkoba, termasuk dua orang anggota "Bali Nine", Myuraman Sukuraman dan Andrew Chan.

Ironisnya kata Ketua Umum INW, D Yusad Regar, Jaksa Agung kerap menyebutkan, persiapan eksekusi terhadap para terpidana mati jalan terus, namun sejak grasi terpidana Myuran ditolak oleh Presiden, eksekusi urung dilakukan.

"Lalu kapan mereka akan dihadapkan dengan regu tembak?. Kalau kendalanya keamananan dari TNI kan sudah menawarkan. Tapi kalau kendalanya mahalnya biaya, itu bisa dicari. Kami siap kumpulkan koin untuk pembiyaan eksekusi tersebut," cetus Yusad di Jakarta, Selasa (24/2).

INW pun berharap Kejagung segera melakukan eksekusi mati terhadap dua pelaku "Bali Nine" yang berwarga negara Australia dan warga negara Brasil serta para terpidana mati lainnya.

"Karennya INW mendesak Jaksa Agung Prasetyo tidak lambat untuk segera mngeksekusi lantaran grasi sudah ditolak presiden. Artinya sudah berkekuatan hukum tetap, untuk apa menunda-nunda lagi," ungkap dia.

"Ingat Pak Pras (Prasetyo), kita sudah dilecehkan kedua negara tersebut, dimana hati nurani bapak sebagai penegak hukum, sudah banyak warga negara Indonesia menjadi korban dari barang haram tersebut," sambung dia.

Dia pun mengingatkan, kalau memang kejaksaan tidak ada dana untuk biaya eksekusi, terus terang saja kepada rakyat, INW pun siap kumpulkan koin untuk biaya eksekusi para terpidana mati warga asing itu.

"Apalagi yang terungkap saya dengar biaya yang dibutuhkan hanya Rp 2 Miliar, masih banyak rakyat yang peduli dengan hal itu," tandas Yusad.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon