Kamis atau Jumat, Terpidana Mati Bali Nine Dipindah

Selasa, 3 Maret 2015 | 16:25 WIB
IM
B
Penulis: I Nyoman Mardika | Editor: B1
Warga Australia Andrew Chan (kanan) dan Myuran Sukumaran (dua kiri) terpidana mati atas kasus
Warga Australia Andrew Chan (kanan) dan Myuran Sukumaran (dua kiri) terpidana mati atas kasus "Bali Nine" (AFP/Bay Ismoyo)

Denpasar - Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Momock Bambang Samiarso, menjelaskan proses pemindahan terpidana mati Bali Nine dari Lapas Kerobokan, Denpasar, Bali ke Lapas Nusakambangan dilaksanakan antara Kamis dan Jumat atau dalam dua hari ini. Selanjutnya, kedua warga asal Australia ini akan menjalani eksekusi mati di Lapas Nusakambangan.

Menurutnya, dua terpidana mati Bali Nine yakni Myuran Sukumaran dan Andrew Chan akan dipindahkan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi. "Kemungkinan besok (Rabu, 4/3) atau lusa sudah bisa dipindahkan. Kita akan melakukan koordinasi secepatnya," ujar Momock di Denpasar, Selasa (3/3) menjelaskan.

Kendati sudah memastikan proses pemindahan berlangsung dalam dua hari ini, namun Momock tidak bisa memastikan kapan kepastian tanggal keberangkatan dua terpidana mati Bali Nine tersebut. Ketidakpastian tersebut sontak membuat sejumlah awak media kecewa karena ada yang sudah merilis berita soal kepastian pemindahan besok.

Pernyataan serupa juga disampaikan Kalapas Kerobokan Sudjonggo yang tidak bisa memastikan soal kapan kedua terpidana mati Bali Nine itu dipindahkan. "Kami tidak tahu kapan keduanya dipindahkan. Tetapi kami sudah dalam posisi siap siaga, kapan saja bisa dipindahkan kami di Lapas Kerobokan sudah siap," ujarnya.

Sebelumnya informasi yang berkembangan di kalangan media menyebutkan, tanggal keberangkatan atau pemindahan adalah antara tanggal 4 sampai 5 Maret ini. Karena iti terus dilakukan rapat koordinasi antara instansi seperti Polda Bali, Kajati Bali, TNI, dan Kajari Denpasar terus dilakukan. Seluruh persiapan dinyatakan sudah final. Tinggal menunggu koordinasi dari pusat.
Bahkan Kajati Bali juga menyampaikan persiapan pemindahan dan persiapan penerimaan di Lapas Nusakambangan sudah dilakukan. Kajati menjelaskan, pihaknya saat ini tinggal menunggu perintah dari Kejaksaan Agung untuk memindahkan dua terpidana mati Bali Nine Myuran Sukumaran dan Andrew Chan. "Sampai saat ini kami belum diperintahkan untuk segera memindahkan dua terpidana mati Bali Nine. Kita prinsipnya sudah siap," tegas Momock.

Ia menjelaskan, kunjungannya ke Lapas Kerobokan khusus untuk mengetahui kondisi terakhir dari dua terpidana mati tersebut. "Mereka semuanya sehat walafiat. Aktifitas harian tetap dilakukan seperti biasa," ujarnya.

Menurut Kajati Bali, sampai saat ini belum ada koordinasi antara baik kesiapan dari Lapas yang ada di Nusakambangan maupun dari Kejagung. Ia mengatakan, rapat koordinasi untuk mempersiapkan pemindahan dua terpidana mati Bali Nine akan digelar beberapa kali lagi. "Rapat bisa dilakukan di Polda, bisa juga dilakukan di Kejaksaan Tinggi Bali dan bisa juga di tempat lain. Kita akan rapat dalam waktu dekat ini," ujarnya.

Hingga saat ini informasi tentang kepastian pemindahan dua Bali Nine memang belum jelas. Namun dari kunjungan, sembahyang, simulasi yang semakin gencar, diperkirakan dalam waktu dekat ini akan segera dibawa di Nusakambangan. Seluruh pasukan pengamanan dan pengawalan juga sudah siap. Menurut Kalapas Sudjonggo, mobil baracuda dan panser bisa masuk sampai di depan sel khusus untuk mengangkut kedua terpidana mati. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon