Terkait Foto Kapolres-Bali Nine, Retno Pastikan Dubes Indonesia Tak Dipanggil Australia

Jumat, 6 Maret 2015 | 19:18 WIB
LC
B
Penulis: Leonard AL Cahyoputra | Editor: B1
Dua terpidana mati asal Australia Andrew Chan (kanan), dan Myuran Sukumaran (kiri).
Dua terpidana mati asal Australia Andrew Chan (kanan), dan Myuran Sukumaran (kiri). (AFP Photo/Jewel Samad)

Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno LP Marsudi menegaskan, tidak ada pemanggilan Duta Besar Indonesia di Australia oleh menlu negara tersebut. Pernyataan itu disampaikan Menlu Retno terkait dengan foto kapolres Denpasar, Bali dengan dua terpidana mati kasus narkoba asal Australia di dalam sebuah pesawat.

"Saya berkomunikasi dengan dubes Indonesia untuk Australia, sampai saat ini tidak ada panggilan dari kementerian luar negeri Australia," kata Menlu Retno di kantornya, Jakarta, Jumat (6/3).

Sebelumnya tersiar kabar Menlu Australia Julie Bishop berencana memanggil Duta Besar Nadjib Riphat Kesoema, mengenai foto Kapolres Bali dengan dua Bali Nine.

Kabar mengemukakan bahwa Bishop berang lantaran tersebar foto-foto Myuran Sukumaran dan Andrew Chan ketika dipindahkan dari Lapas Kerobokan, Bali ke Lapas Besi, di Pulau Nusakambangan. Itu dinilai sangat merendahkan Australia. Bahkan, Pemerintah Australia secara resmi telah mengajukan protes resmi terkait hal tersebut.

Sementara dari foto-foto dalam pesawat yang tersebar di sejumlah media, memang tampak Kapolres Denpasar Djoko Hari Utomo ikut mengantar Andrew Chan dan Myuran Sukumaran ke Pulau Nusakambangan.

Adapun Djoko dikonfirmasi beberapa media mengaku tengah mencoba untuk memberikan semangat untuk kedua warga Australia tersebut. Meski begitu, Djoko mengaku tak tahu siapa yang mengambil foto tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon