Enam Maskapai Siap Pindahkan Penjualan Tiket di Hang Nadim

Minggu, 8 Maret 2015 | 01:41 WIB
B
IC
Penulis: BeritaSatu | Editor: CAH
Sejumlah kru darat mengangkut bagasi penumpang pesawat di apron Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Selasa (9/12).
Sejumlah kru darat mengangkut bagasi penumpang pesawat di apron Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Selasa (9/12). (Antara/Joko Sulistyo)

Batam - Lion Group, Citilink, Garuda Indonesia, Sriwijaya Air sudah mulai bersiap menutup penjualan tiket di Bandara Internasional Hang Nadim Batam dan memindahkannya ke tempat lain.

"Ada enam maskapai yang sudah siap pindah seiring akan diberlakukannya pelarangan penjualan tiket di Hang Nadim. Tiga diantaranya Lion Group yaitu Lion Air, Malindo, Wings Air," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Sabtu (7/3).

Ia mengatakan, penerapan larangan penjualan tiket di Bandara Internasional Hang Nadim Batam sesuai ketentuan Kementerian Perhubungan akan dilaksanakan pada awal Mei 2015.

Dikatakan Suwarso, berdasarkan informasi yang diterima dari manajemen Lion Group, mereka akan memindahkan penjualan tiketnye ke kawasan Ruko Odessa tidak terlalu jauh dari Bandara.

Untuk Garuda Indonesia di I Hotel Nagoya, Citilink di Nagoya Hill Hotel, Sriwijaya Air juga di kawasan Nagoya Batam.

Sementara itu, maskapai Firefly belum memutuskan tempat pemindahan lokasi penjualan tiketnya setelah pelarangan diberlakukan.

"Seperti di Bandara lain, semua tempat penjualan tiket di terminal akan menjadi pusat layanan informasi pelanggan masing-masing maskapai," kata Suwarso.

Ia berharap, setelah pemberlakukan kebijakan tersebut situasi di terminal akan semakin tertib dan nyaman bagi pengunjung dan calon penumpang.

"Kami harap nantinya pengguna Bandara khususnya calon penumpang akan lebih nyaman terutama saat musim-musim padat penerbangan," kata dia.

Bandara Internasional Hang Nadim Batam merupakan fasilitas milik Badan Pengusahaan Batam yang dibangun saat Presiden RI Ketiga BJ Habibie menjabat Kepala Otorita Batam (sekaranag BP Batam).

Bandara tersebut tidak dikelola oleh PT Angkasa Pura layaknya kebanyakan bandara besar di Indonesia lainnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon