Kontak dengan Pasien Ebola, 10 Warga Amerika Dievakuasi dari Sierra Leone

Minggu, 15 Maret 2015 | 14:41 WIB
LY
B
Penulis: Lis Yuliawati | Editor: B1
Virus ebola
Virus ebola (Istimewa)

Sepuluh warga Amerika yang membantu mengobati seorang pekerja medis yang terinfeksi virus Ebola dievakuasi dari Sierra Leone. Mereka juga akan dikarantina di dekat unit isolasi khusus.

Partner in Health, sebuah kelompok nirlaba dengan 2.000 staf di Afrika Barat, mengatakan warga Amerika tengah dievakuasi dan akan dikarantina.

Sebelumnya, Sabtu, Center for Disease Control and Prevention mengatakan, beberapa orang akan diterbangkan dengan jet pribadi ke Amerika Serikat.

"Sepuluh dokter yang datang untuk membantu rekan mereka yang sakit kemudian diidentifikasi lantaran kontak dengan dokter yang dievakuasi," kata Partners in Health dalam pernyataannya d situs.

Tidak ada yang memiliki gejala apapun.

Kelompok ini mengatakan salah satu pekerjanya adalah warga Amerika yang diterbangkan ke National Institutes of Health di luar Washington, Jumat, setelah mengalami sakit. NIH mengatakan, pasien yang tidak diidentifikasi itu, dalam kondisi serius.

Nebraska Medical Center mengatakan empat dokter akan dikarantina di sana. Nebraska memiliki unit isolasi khusus, di mana tiga pasien pernah dirawat di sana, yaitu Dr Rick Sacra dan Ashoka Mukpo yang selamat dan Dr Martian salia yang meninggal.

"Orang-orang ini telah terkena virus tapi mereka tidak sakit dan tidak menular," kata Dr Phil Smith, yang mengarahkan unit bicontainment pusat, dalam sebuah pernyataan.

Sementara yang lainnya akan tinggal dekat NIH dan Emory University Hospital di Atlanta. Semuanya memiliki unit untuk merawat pasien ebola.

Ebola masih menyebar di Sierra Leone dan Guinea. Tdak ada kasus baru muncul di Liberia dalam satu minggu ini, tapi menurut pejabat, terlalu dini untuk menyebutkan negara itu bebas dari virus ebola.

Virus telah menewaskan lebih dari 10.000 orang di Afrika Barat sejak merebak setahun lalu dan menginfeksi 24.000 orang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon