Menteri Anies Usulkan Bantuan untuk Sekolah Swasta Ditingkatkan

Senin, 16 Maret 2015 | 15:25 WIB
ES
FB
Penulis: Ezra Sihite | Editor: FMB
Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Anis Baswedan (kanan) menerima karikatur  dirinya dari Pemimpin Redaksi Koran Suara Pembaruan Primus Dorimulu di acara Puncak HUT Suara Pembaruan Ke - 28 di TMII, Jakarta, Minggu (15/3).
Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Anis Baswedan (kanan) menerima karikatur dirinya dari Pemimpin Redaksi Koran Suara Pembaruan Primus Dorimulu di acara Puncak HUT Suara Pembaruan Ke - 28 di TMII, Jakarta, Minggu (15/3). (Investor Daily/Emral)

Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (mendikbud) Anies Baswedan mengharapkan pemerintah memberikan dukungan yang sama terhadap lembaga pendidikan negeri dan swasta. Apalagi untuk sekolah-sekolah swasta yang relatif kecil dan tidak memiliki finansial yang kuat.

"Bahas soal pendidikan garisnya adalah tidak dibedakan antara negeri dan swasta, semuanya harus mendapatkan dukungan dari pemerintah, toh ujungnya meningkatkan kualitas manusia," demikian disampaikan Anies di kompleks Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/3).

Hal tersebut yang menjadi salah satu hal yang dibicarakannya dengan Presiden Joko Widodo saat bertemu pagi ini.

"Apa saja yang bisa dikerjakan agar swasta maju dan milik negara juga berjalan dengan baik," lanjutnya.

Selama ini menurut Anies, beban pendidikan lembaga swasta relatif lebih berat misalnya soal pengadaan gedung dan fasilitas. Padahal seharusnya pemerintah bisa membantu dalam hal pengadaan tanah atau gedung yang bisa menunjang peningkatan fasilitas yang otomatis akan mendukung kegiatan belajar-mengajar di lembaga pendidikan. Padahal fasilitas termasuk dalam akreditasi lembaga pendidikan.

"Pemerintah ingin agar semuanya mendapatkannya itu contohnya. Mudah-mudahan nanti kita akan bicarakan lebih jauh dengan kementerian terkait ya, pertanahan, perbankan untuk pembiayaan," kata mantan Rektor Universitas Paramadina itu.

Untuk hal ini Anies mengakui perlu adanya perubahan dan pembaharuan aturan. Dia menilai belum adanya aturan yang sejajar karena memang selama ini negara belum memberikan ruang dan kesempatan yang sama antara lembaga pendidikan swasta dengan negeri. Dia mengatakan pemerintah kemudian bisa mengatur soal dukungan finansial yang diberikan kepada sekolah-sekolah tersebut, bentuk pinjaman atau pemberian.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon