Ada Proyek Giant Sea Wall di APBD DKI ?
Rabu, 18 Maret 2015 | 20:48 WIB
Jakarta - Direktur Institut Ekonomi Politik Soekarno Hatta (IEPSH) Muhamad Hatta Taliwang, menilai, dibalik kisruh APBD antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama dengan DPRD DKI Jakarta, ada kepentingan kelompok tertentu terkait proyek raksasa Giant Sea Wall.
"Proyek Giant Sea Wall itu proyek raksasa dan besar. Ada analisis Ahok ribut di wilayah kecil untuk mengamankan wilayah yang sesungguhnya, yaitu Giant Sea Wall," kata Hatta, Rabu (18/3).
Diyakini, e-Budgetting yang disampaikan ke Kemdagri juga tercantum nama proyek Giant Sea Wall. Padahal dalam pembahasan sebelumnya, anggaran itu sama sekali tidak tercantum.
"Itulah substansi yang disembunyikan. Mereka melibatkan pengusaha besar, pemilik modal besar, konspirasi kapitalis besar," ujarnya.
Lebih lanjut Hatta mengatakan, dalam e-Budgeting itu semua terdapat rinciannya. Seperti juga hal-nya dengan proyek monorel yang berjalan.
"Bahayanya dari proyek giant sea wall adalah kita tidak bisa mendeteksi kapal-kapal yang akan merapat nanti. Apalagi kalau nanti di monopoli oleh kelompok-kelompok tertentu," ungkapnya.
Padahal menurutnya, penyelundupan yang melalui pantai bisa dengan sangat mudah terjadi jika Jakarta memiliki Giant Sea Wall.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




