Puskesmas Kecamatan Makasar Batalkan Pengadaan Mesin Ketik

Jumat, 20 Maret 2015 | 09:56 WIB
PP
B
Penulis: Priska Sari Pratiwi | Editor: B1
Dua orang berusia lanjut tengah memeriksakan diri di Puskesmas.
Dua orang berusia lanjut tengah memeriksakan diri di Puskesmas. (Antara)

Jakarta - Kepala Puskesmas Kecamatan Makasar Jakarta Timur, Heri Sianto, mengaku telah membatalkan pengadaan mesin ketik di lingkungannya. Menurutnya, pengadaan mesin ketik ini dibatalkan karena pihaknya khawatir akan mengalami kelebihan anggaran.

"Sebelumnya kami memang mengajukan tapi kemudian dibatalkan karena takutnya anggaran jadi overload," ujar Heri, Jumat (20/3).

Anggaran yang ada, kata dia, sudah diajukan untuk pengadaan komputer dan laptop. Ia juga menepis adanya anggaran pembelian mesin ketik yang mencapai Rp 39,6 miliar.

"Tidak benar itu kalau sampai Rp 39,6 miliar, yang benar hanya Rp 39 juta," jelasnya.

Biaya itu rencananya digunakan untuk pengadaan delapan mesin ketik untuk enam kelurahan yang ada di Kecamatan Makasar dengan harga sekitar Rp 4 juta per mesin ketik. Heri menambahkan, meski teknologi semakin maju, mesin ketik kerap digunakan petugas puskesmas. Menurutnya masih ada beberapa pekerjaan yang mesti diselesaikan dengan mesin ketik.

"Kalau ada pengadaannya berarti memang masih dibutuhkan. Ada surat-surat tertentu yang diselesaikan dengan mesin ketik. Tapi sekarang kita cenderung menggunakan komputer," kata Heri.

Sebelumnya diketahui Pemprov DKI menganggarkan pembelian mesin ketik di kantor kelurahan seluruh wilayah Jakarta. Dalam hasil evaluasi Kemdagri, anggaran mesin ketik yang mencapai Rp 1.701.632.500 itu termasuk anggaran yang dilarang untuk dianggarkan dalam RAPBD DKI 2015. Salah satunya disebutkan pengadaan mesin ketik senilai Rp 39,6 miliar dalam pemeliharaan sarana dan prasarana, kantor, dan pengadaan barang dan jasa pada SKPD BLUD Puskesmas Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon