Putuskan RAPBD DKI, DPRD Gelar Rapim Pukul 21.00 WIB
Jumat, 20 Maret 2015 | 20:46 WIB
Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI memutuskan segera menggelar rapat pimpinan (Rapim) dewan hari ini pada pukul 21.00 WIBi. Rapim akan mengeluarkan keputusan apakah akan menggunakan Perda APBD DKI 2015 atau Pergub APBD DKI 2014.
Keputusan itu diambil lantaran hingga pukul 20.00 WIB, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah belum juga memberikan rincian detail Rancangan APBD (RAPBD) DKI 2015 setebal 6.700 halaman ke DPRD. Padahal dijanjikan akan diberikan pada pukul 19.00 WIB.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan, dewan telah dijanjikan Sekda DKI sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI akan diberikan rincian detail RAPBD DKI 2015 pada pukul 19.00 WIB. Namun, hingga pukul 20.00, kiriman bahan rincian RAPBD DKI 2015, baik dalam bentuk softcopy maupun hardcopy tak kunjung diterima dewan.
"Makanya tadi kita lanjutkan dengan rapat Banggar. Hasil rapat Banggar, tidak dilanjutkan lagi pembahasan anggaran. Langsung kita lanjutkan rapim jam 9 malam," kata Taufik di gedung DPRD DKI, Jakarta, Jumat (20/3).
Taufik menegaskan sudah dipastikan DPRD DKI akan memutuskan untuk menggunakan Pergub. Membiayai pembangunan Jakarta dengan pagu anggaran 2014. Hal itu sesuai dengan keinginan awal Gubernur DKI yang menyatakan lebih senang menggunakan APBD DKI 2014.
"Kita akan luluskan keinginan Ggubernur. Kita akan kasih karpet merah lah supaya dia bisa menggunakan anggaran tahun lalu," ujarnya.
Rapim yang akan digelar malam ini akan dilangsungkan tanpa kehadiran Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Meski tanpa kehadiran Prasetio, Taufik menegaskan rapim tetap bisa ambil keputusan. Karena rapim dihadiri oleh empat wakil Ketua DPRD DKI dan delapan Ketua Fraksi DPRD DKI, terkecuali Ketua Fraksi Nasdem Bestari Barus.
Taufik membantah ketidakhadiran Prasetio sebagai bentuk menghindari untuk mengambil keputusan yang bertentangan dengan rencana awalnya yaitu mendukung Perda APBD DKI 2015.
"Dia sakit kok. Beneran sakit. Saya ini sahabat lamanya. Jadi saya tahu, dia nggak akan menghindari apa pun. Kita tetap bisa mengambil keputusan. Saya kira apa yang dipikirkan Prasetio sama dengan kita semua," katanya.
Meski nanti rincian RAPBD DKI 2015 datang pada pukul 23.00 WIB, DPRD tetap menolak untuk membahasnya.
"Gimana mau membahas 6.700 halaman dalam waktu satu jam. Kan tenggat waktunya jam 00.00," ujarnya.
Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Prabowo Soenirman menegaskan pihak yang tidak bersungguh-sungguh dalam menggolkan RAPBD DKI 2015 adalah eksekutif. Karena hingga saat ini, hampir seluruh anggota dewan masih hadir dan setia menunggu kedatangan eksekutif.
"APBD nggak ada bahannya. Apa yang mau dibahas. Sekarang ketahuan kan, siapa yang nggak bersungguh-sungguh. Jadi yang nggak bersungguh-sungguh ya itu mereka, eksekutif," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




