Canon Pimpin Pasar Printer Inkjet Indonesia

Jumat, 20 Maret 2015 | 23:59 WIB
EK
FH
Penulis: Emanuel Kure | Editor: FER
Printer Canon Pixma iP110
Printer Canon Pixma iP110 (Istimewa)

Jakarta - Canon, produsen printer berhasil menguasai pangsa pasar printer inkjet di Indonesia dengan raihan pangsa pasar sebesar 60 persen pada 2014. Jumlah tersebut jauh mengungguli Hewlett-Packard (HP) yang berada di posoisi kedua dengan pangsa pasar sebesar 20 persen, disusul Epson 18 persen dan Brother sebanyak 2 persen.

Sedangkan dari sisi market size, selama 2014, jenis printer inkjet yang berhasil dikapalkan Canon ke Indonesia sebanyak 2 juta unit, dengan komposisi penjualan sebanyak 70 persen dijual ke end user, 30 persen untuk segmen perkantoran. Data tersebut dirilis lembaga riset International Data Corporation (IDC) per kuartal IV-2014.

Marketing Executive Consumer System Poduct Division PT Datascrip selaku distributor di Indonesia Susanto mengatakan, keberhasilan Canon printer inkjet menempati posisi pertama di Indonesia tidak terlepas dari banyaknya kebutuhan perusahaan skala menengah/SOHO yang membutuhkan printer inkjet. SOHO membutuhkan printer inkjet untuk meningkatkan efisiensi serta produktifitas perusahaan dalam mengoperasikan perusahaan, seperti untuk kebutuhan print out, fotocopy, maupun scan. Jenis perusahaan tersebut banyak menggunakan printer inkjet, baik jenis single function maupun multifunction.

"Memang tren market printer di Indonesia sedikit menurun beberapa tahun belakangan ini. Dan itu tidak hanya terjadi di Indonesia tapi secara global. Tapi dengan adanya pertumbuhan jenis usaha skala menengah/SOHO, permintaan akan printer juga tetap ada. Oleh karena itu, kami optimistis, tahun ini (2015) penjualan produk kami tetap stabil, dan kami akan tetap maintenance pangsa pasar di angka 60 persen," kata Susanto dalam acara peluncuran Canon printer Inkjet Maxify di Jakarta, belum lama ini.

Menurut Susanto, strategi distribusi penjualan di Indonesia selain B2B (business to business) tetapi juga langsung menjangkau end user, B2C (Business to consumen). Di Indonesia, Canon mempunyai master dealer sebanyak 20 dealer. Apabila digabungkan dengan reatil dan toko, jumlahnya sekitar ratusan. Melalui strategi inilah, Canon berhasil memasarkan seluruh produknya di seluruh Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Papua.

"Selain melalui master dealer kita, kita juga langsung mendistribusikan kepada konsumen lewat toko-toko dan retail yang ada di seluruh Indonesia," ujar Susanto.

Meski demikian, dia mengakui, wilayah Jawa masih menajdi market terbesar bagi printer Canon. Pada 2015 ini, meski ada penambahan beberapa varian, Canon tetap mematok total pengapalan untuk Indonesia masih berkisar di angka 2 juta unit.

"Dengan adanya fluktuasi rupiah, kita berusaha untuk tetap maintenance shipment seperti di tahun kemarin (2 juta unit). Selain, itu juga berusaha tetap mempertahankan pangsa pasar kita di angka 60-61 persen. Kami optimis," jelas Susanto.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon