Jam Rawan Kejahatan Bergeser Siang, Polisi Tingkatkan Patroli
Senin, 23 Maret 2015 | 13:33 WIB
Jakarta - Kepolisian menyebut ada pergeseran jam rawan kejahatan, khususnya begal dari malam menjadi siang hari. Merespons hal tersebut, Polda Metro Jaya dan jajaran Polres bakal meningkatkan kegiatan patroli yang dimulai sejak siang hari.
"Ada pergeseran. Kita mulai patroli tidak pada malam hari, sudah dari jam 13.00 WIB sampai malam dini hari. Saya rubah juga waktunya," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono, Jakarta, Senin (23/3).
Dikatakan Unggung, pihaknya akan terus meningkatkan patroli untuk mengantisipasi tindak kejahatan. Selain itu, mengoptimalkan peran pos pantau yang dijaga polisi lalu lintas, Sabhara, serta Brimob bersenjata api, di sejumlah wilayah rawan di Jakarta dan sekitarnya.
"Pos pantau ini tidak hanya mengurai kemacetan, tetapi juga untuk mencegah aksi kriminalitas. Sejauh ini hasilnya bagus dan mampu menekan angka kejahatan," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Daniel Pasaribu, menuturkan, patroli pada jam 13.00 WIB dilakukan anggota Polres dan Polsek.
"Jumlahnya 500 personel dari semua Polres. Selain siang, malam hari dilakukan patroli lagi. Ini dilakukan agar meminimalisir kejahatan," bilangnya.
Soal patroli, Daniel menjelaskan, ada tiga jenis patroli yang dilaksanakan anggota kepolisian, yaitu patroli biasa, patroli sedang, dan patroli skala besar.
Ia menambahkan, patroli biasa dilakukan fungsi Sabhara, melakukan dialog dengan masyarakat. "Patroli dialogis, seperti kalau ada kegiatan masyarakat, anggota berhenti dan berkomunikasi dengan masyarakat," katanya.
Patroli sedang dilakukan Polres dengan peralatan sesuai fungsi, sedangkan patroli skala besar melibatkan Satuan Sabhara, Satuan Reserse, Satuan Intel, Satuan Brimob, dan Satuan Lalu Lintas, termasuk unsur Polisi Militer TNI.
"Kemudian dilakukan razia dengan sasaran senjata tajam, senjata api dan bahan peledak, serta kendaraan tanpa kelengkapan surat-surat," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




