Gelar Donor Darah di 25 Kabupaten/Kota, TMP Dapat Rekor Muri

Minggu, 29 Maret 2015 | 15:13 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1
Acara Donor Darah Taruna Merah Putih (TMP), mendapat rekor MURI, 29 Maret 2015.
Acara Donor Darah Taruna Merah Putih (TMP), mendapat rekor MURI, 29 Maret 2015. (Beritasatu.com/ Markus Junianto Silaholo)

Jakarta - Masyarakat Indonesia dibutuhkan untuk membantu pemenuhan stok darah bagi warga yang memerlukan. Sebab saat ini, kapasitas kantung darah yang tersedia masih belum mencukupi. Karena itu, butuh partisipasi rakyat juga untuk ikut mendonorkan darah.

"Masyarakat harus ikut berpartisipasi dan donor darah ini bentuk solidaritas kepada sesama," kata Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP), Maruarar Sirait di Jakarta (29/3).

Hari ini, Minggu (29/3) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), TMP menggelar program donor darah di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Dalam acara itu, dihadiri ribuan pendonor, diantaranya 1.000 kader TMP.

Di saat yang sama, donor darah TMP-PMI itu digelar secara serentak di 25 kabupaten/kota seperti Pangkal Pinang, Pekanbaru, Padang, Medan, Serang, Bandung, Sumedang, Semarang, Magelang, Surabaya, Lembata (NTT), Makassar, Palangkaraya dan Banjarmasin.‎ Khusus untuk Manado, sudah dilakukan pada Sabtu kemarin (28/3).

"Ada sekitar 15.000 sampai 20.000 pendonor. Ini merupakan aksi nyata dari pemuda, khususnya TMP, yang merupakan ‎sayap muda PDI Perjuangan, dalam menunjukkan kepedulian kepada sesama, khususnya yang membutuhkan darah," ungkap Ara, sapaan akrab Maruarar.‎

‎Ara juga mengucapkan terima kasih kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum PMI, yang mau bekerja sama dengan TMP.

"Semoga acara ini bermanfaat dan bisa benar-bemar dirasakan oleh masyarakat. Dan semoga kerjasama dengan PMI bisa terus dilanjutkan dengan skala yang lebih besar dan massif," ujarnya.

Ditambahkan Ara bahwa program kemanusiaan ini adalah kerjasama TMP dan PMI untuk yang ketigakalinya. Dua program sebelumnya adalah bantuan kemanusiaan kepada Muslim Rohingnya di Myanmar.

TMP menggalang dana secara gotong royong pada Agustus 2012. Dana yang dihimpun diserahkan kepada PMI, yang kemudian diteruskan kepada rakyat Rohingya. Kerja sama kedua berupa donor darah yang digelar di Jakarta Golf Club Rawamangun pada pertengahan April 2013.

Jusuf Kalla sendiri mengapresiasi TMP. Sebab biasanya, partai politik atau organisasi sayapnya, akan sibuk baru ketika menjelang pemilihan umum. Namun tidak demikian dengan TMP yang merupakan sayap pemuda dan mahasiswa PDI Perjuangan.

"Saya lihat dan perhatian, TMP terus berkarya. Terus ada kegiatan meski tak lagi kampanye," kata Kalla.

JK pun mengaku bangga dengan aksi nyata TMP, yang bahkan dikukuhkan oleh ‎Jaya Suprana dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) masuk rekor dunia, dan bukan lagi Indonesia.

"TMP terus berbuat untuk negeri menjadi pelopor bagi pemuda yang lain, terus beri motivasi amal ibadah karena donor darah artinya menolong orang lain. Bahkan menolong jiwa, nyawa orang lain," kata JK.

JK mendorong pemuda lain untuk mengikuti jejak baik yang sudah dilakukan TMP. JK pun ‎mendorong warga untuk mendonorkan darah sebab selain amal baik bagi orang lain, juga sehat untuk diri sendiri.

Jaya Suprana dari MURI mengakui baru kali ini donor darah dilakukan secara serentak di 25 kabupaten/kota. Tentu saja ini bukan hanya menjadi rekor Indonesia, melainkan juga rekor dunia. Jaya Suprana pun mencatatkan donor darah ini masuk rekor dunia. Secara resmi, piagam rekor diserahkan kepada Maruarar Sirait.

Dia acara itu, dihadiri pula sejumlah tokoh seperti Ketua Tim Ahli Wapres Sofjan Wanandi, Politikus senior Ginandjar Kartasasmita, Plt Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Acara dimeriahkan oleh Ikke Nurjannah, Edo Kondologit, dan dipandu oleh Nico Siahaan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon