Wilujeng Sumping Jadi Sapaan Resmi Bogor
Senin, 16 Januari 2012 | 06:58 WIB
Para pramuwisata diharuskan menyapa para tamu yang datang dengan sapaan wilujeng sumping sebelum menyapa dengan bahasa lainnya.
Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kota Bogor, Jawa Barat menjadikan sapaan "Wilujeng sumping" sebagai sapaan resmi yang harus diucapkan oleh para pramuwisata saat menyambut tamu atau wisatawan yang datang ke daerah itu.
"Sapaan Wilujeng sumping atau dalam bahasa Indonesia artinya selamat datang akan menjadi sapaan resmi penyambutan awal kepada para wisatawan," kata Ketua HPI Kota Bogor, Bagus Karyanegara, di Bogor, Minggu (15/1).
Para pramuwisata diharuskan menyapa para tamu yang datang dengan sapaan wilujeng sumping sebelum menyapa dengan bahasa lainnya.
Wilujeng Sumping merupakan sapaan dalam bahasa Sunda.
Dengan sapaan ini diharapkan para wisatawan yang datang mendapatkan kesan pertama yang cukup baik.
Transit
Selama ini Bogor hanya menjadi tempat transit.
Kebanyakan wisatawan hanya bertahan satu hari lalu melanjutkan liburan ke wilayah lainnya seperti Yogyakarta, Solo ataupun Bali.
"Sebagai daerah yang berada dekat dengan ibu kota, Bogor sangat strategis. Dengan potensi yang ada kami akan mendorong menjadikan Bogor sebagai kota tujuan utama pariwisata," kata Bagus.
Upaya menjadikan Bogor sebagai kota tujuan utama pariwisata juga dilakukan HPI dengan membenahi database pariwisata Bogor.
Data base tersebut diantaranya mengenai potensi obyek wisata, mulai dari situs, hotel, rumah makan, rumah sakit, sanggar seni dan yang lainnya.
"Kita akan bekerjasama dengan dinas terkait dan unsur pemerintahan lainnya," kata Bagus.
Bagus menambahkan, untuk mewujudkan cita-cita tersebut perlu sumberdaya manusia yang memadai.
Langkah awal yang dilakukan HPI adalah memberikan pendidikan dan pelatihan terpadu bagi seluruh anggota HPI.
Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kota Bogor, Jawa Barat menjadikan sapaan "Wilujeng sumping" sebagai sapaan resmi yang harus diucapkan oleh para pramuwisata saat menyambut tamu atau wisatawan yang datang ke daerah itu.
"Sapaan Wilujeng sumping atau dalam bahasa Indonesia artinya selamat datang akan menjadi sapaan resmi penyambutan awal kepada para wisatawan," kata Ketua HPI Kota Bogor, Bagus Karyanegara, di Bogor, Minggu (15/1).
Para pramuwisata diharuskan menyapa para tamu yang datang dengan sapaan wilujeng sumping sebelum menyapa dengan bahasa lainnya.
Wilujeng Sumping merupakan sapaan dalam bahasa Sunda.
Dengan sapaan ini diharapkan para wisatawan yang datang mendapatkan kesan pertama yang cukup baik.
Transit
Selama ini Bogor hanya menjadi tempat transit.
Kebanyakan wisatawan hanya bertahan satu hari lalu melanjutkan liburan ke wilayah lainnya seperti Yogyakarta, Solo ataupun Bali.
"Sebagai daerah yang berada dekat dengan ibu kota, Bogor sangat strategis. Dengan potensi yang ada kami akan mendorong menjadikan Bogor sebagai kota tujuan utama pariwisata," kata Bagus.
Upaya menjadikan Bogor sebagai kota tujuan utama pariwisata juga dilakukan HPI dengan membenahi database pariwisata Bogor.
Data base tersebut diantaranya mengenai potensi obyek wisata, mulai dari situs, hotel, rumah makan, rumah sakit, sanggar seni dan yang lainnya.
"Kita akan bekerjasama dengan dinas terkait dan unsur pemerintahan lainnya," kata Bagus.
Bagus menambahkan, untuk mewujudkan cita-cita tersebut perlu sumberdaya manusia yang memadai.
Langkah awal yang dilakukan HPI adalah memberikan pendidikan dan pelatihan terpadu bagi seluruh anggota HPI.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




