JK Minta Semua Kader Golkar Menahan Diri

Selasa, 31 Maret 2015 | 21:41 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Wakil presiden RI Jusuf Kalla
Wakil presiden RI Jusuf Kalla (Humas UMY)

Jakarta- Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) selaku politisi senior Partai Golkar menyarankan supaya dua kubu partai berlambang pohon beringin tersebut menahan diri dan tidak membuat tindakan anarkis.

Saran tersebut disampaikan JK menyusul perebutan kantor Fraksi Golkar di lantai 12 gedung MPR/DPR RI oleh kubu Agung Laksono. "Saya sudah meminta mereka agar cooling down (mendinginkan kepala) dahulu," kata JK di kantor Wapres, Jakarta, Selasa (31/3).

Menurut JK, apa yang dipertontonkan dua kubu Golkar bisa dibilang mengarah pada aksi premanisme. Hal ini membuat nama Golkar buruk di mata publik. Selain menahan diri, JK mengharapkan agar kedua kubu berdamai (islah) mengingat, sudah ada keputusan resmi dari Menteri Hukum dan HAM (MenkumHAM) Yasonna Laoly yang memenangkan Golkar munas Ancol pimpinan Agung Laksono.

Lebih lanjut, JK mengaku tidak berniat menjembatani atau menjadi mediator untuk mendamaikan dua kubu tersebut karena konflik tersebut merupakan urusan internal partai.

Seperti diberitakan, kubu Agung Laksono merebut paksa dan merangsek masuk ke ruang pimpinan Fraksi Golkar DPR RI di lantai 12 Gedung DPR RI Jakarta, pada Senin (30/3) kemarin. Perebutan tersebut diduga lantaran kubu Aburizal Bakrie (ARB) yang menguasai DPR menolak perubahan struktur atau keanggotaan Fraksi Golkar di DPR yang dilakukan kubu Agung Laksono.

Kubu Agung Laksono merasa berhak mengubah struktur Fraksi Golkar di DPR karena diakui Menkumham sebagai kepengurusan Golkar yang sah. Seperti diketahui, Menkumham Yasonna Laoly telah menandatangani dan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait keabsahan kepengurusan partai Golkar, pada Senin (23/3).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon