Jepang Ancam Beri Sanksi Korut

Kamis, 2 April 2015 | 01:48 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un (tengah) berbicara dengan Hwang Pyong So (kanan), Direktur Biro Politik Tentara Rakyat Korea (KPA), diatas pesawat pribadinya.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un (tengah) berbicara dengan Hwang Pyong So (kanan), Direktur Biro Politik Tentara Rakyat Korea (KPA), diatas pesawat pribadinya. (AFP Photo/KCNA)

Tokyo - Pemerintah Jepang berencana mempertahankan tekanannya terhadap Korea Utara agar negara itu secepatnya melaporkan hasil-hasil penyelidikan atas nasib warga Jepang di negara itu, termasuk mereka yang diculik oleh Pyongyang.

Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida, Selasa (31/3) mengatakan bahwa pemerintah Jepang secara konstan meninjau ulang kebijakannya terhadap Korea Utara agar Jepang dapat mengambil langkah-langkah paling efektif guna memulangkan para korban penculikan.

Pernyataannya itu mengindikasikan pemerintah dapat mempertimbangkan penerapan ulang sanksi-sanksi yang dicabut tahun lalu setelah Pyongyang mengumumkan penyelidikan. Sanksi tersebut di antaranya adalah larangan berkunjung antar kedua negara.

Pemerintah mengatakan Jepang mengesahkan kebijakan baru terhadap Korea Utara yaitu "aksi dibalas aksi". Sanksi tersebut menekan Korea Utara agar segera menyampaikan laporan atas nasib warga Jepang di negara itu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon