Ketua DPRD DKI Tak Ingin APBD Tahun Berikutnya Kisruh

Kamis, 2 April 2015 | 17:29 WIB
DP
B
Penulis: Deti Mega Purnamasari | Editor: B1
Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama (kedua kiri), bersama Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah (kiri), Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Reydonnyzar Moenek (kedua kanan) dan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi (kanan) menghadiri rapat klarifikasi pengesahan RAPBD DKI Tahun Anggaran 2015 di Jakarta, 2 April 2015
Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama (kedua kiri), bersama Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah (kiri), Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Reydonnyzar Moenek (kedua kanan) dan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi (kanan) menghadiri rapat klarifikasi pengesahan RAPBD DKI Tahun Anggaran 2015 di Jakarta, 2 April 2015 (Antara/Reno Esnir)

Jakarta - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, mengharapkan kisruh APBD DKI Jakarta 2015 tidak terjadi di tahun-tahun berikutnya.

Hal tersebut disampaikan Pras, usai mengikuti rapat klarifikasi dan evaluasi APBD DKI 2015 dengan menggunakan pagu anggaran 2014 di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Jakarta Pusat, Kamis (2/4).

"Intinya, saya sebagai Ketua DPRD, janganlah kejadian yang sebelumnya (terulang lagi), saya ingatkan kepada gubernur, ini kan anak buahnya yang tidak karuan sebelumnya, tabrakan motor sama motor nih, kebo sama kebo, kita prinsipnya bagaimana masyarakat menikmati APBD yang ada," ujar Pras.

Menurutnya, sesegera mungkin Jakarta harus memiliki APBD, karena ini sudah sangat lama dan berlarut-larut pascakisruh terjadi. Terlebih, ditambah dengan kabar dan gosip yang kurang mengenakan.

"Kita ke depan ini ingin menjadikan Jakarta baru. Saya akan men-support, kalau anggaran itu terpakai untuk masyarakat," ujarnya.

Apalagi pihaknya sendiri berfungsi sebagai pengawas. Terlebih dengan pelaksanaan APBD tahun ini yang untuk pertama kalinya menggunakan Peraturan Gubernur (Pergub), melihat keterbukaan evaluasi yang dilakukan oleh pihak Kemdagri, dirinya pun merasa sangat puas.

"Kalau tidak ada masalah ini, tidak akan terbongkar virus yang sudah lama ada di Pemprov DKI ini. Pak Gubernur saja tidak tahu, apalagi saya. Jadi alhamdulillah ini ada jalan keluar antara eksekutif dan legislatif, ini adalah mitra," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon