Sebagian Wilayah Sumsel Hujan Ringan
Senin, 6 April 2015 | 06:59 WIB
Palembang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Sumatera Selatan yang memiliki 17 kabupaten dan kota itu berpeluang hujan dengan intensitas ringan.
"Berdasarkan pengamatan melalui satelit, 11 daerah di Sumatera Selatan berpeluang hujan ringan, sementara enam daerah lainnya hujan dengan intensitas sedang," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten BMKG Sumatera Selatan Indra Purnama di Palembang, Senin (6/4).
Menurutnya, ke-11 daerah yang berpeluang turun hujan dengan intensitas ringan, yakni Kota Kayu Agung, Muaraenim, Pali, Musirawas, Musirawas Utara, Martapura, Muaradua, Indralaya, Palembang, Lubuklinggau, dan Prabumulih.
Sedangkan enam daerah yang diprakirakan hujan dengan intensitas curah hujan sedang yakni Kota Baturaja, Lahat, Sekayu, Pangkalanbalai, Tebingtinggi, dan Pagaralam.
Beberapa daerah yang diprakirakan hujan ringan memiliki suhu udara antara 24--33 derajat Celsius, kelembapan udaranya berkisar 60--97 persen, kecepatan angin sekitar 25 km/jam yang sebagian besar ke arah timur laut.
Kemudian, kota yang diprakirakan hujan dengan intensitas sedang memiliki suhu udara antara 23--32 derajat Celsius, kelembapan udaranya berkisar 62--97 persen, kecepatan angin mencapai 30 km/jam yang sebagian besar menuju timur laut.
Intensitas curah hujan di wilayah provinsi berpenduduk sekitar 8,6 juta jiwa itu pada April 2015 diprakirakan masih cukup tinggi mencapai 400 mm lebih.
Melihat intensitas curah hujan pada bulan ini diprakirakan masih cukup tinggi, masyarakat yang berada di daerah rawan banjir dan tanah longsor diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana banjir dan longsor, dampak negatif musim hujan itu.
Sebelumnya, Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Sumsel M.S. Sumarwan mengatakan bahwa pihaknya berupaya menyiapkan bantuan tanggap darurat berupa bahan makanan dan peralatan pendukung lainnya guna mencegah timbulnya masalah sosial di lokasi bencana.
Selain itu, selaku koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana), pihaknya juga akan terus memfasilitasi 800 sukarelawan Tagana untuk siaga dan diturunkan membantu masyarakat seperti yang dilakukan di sejumlah desa Kabupaten Ogan Komering Ilir, Musirawas, dan Pali yang mengalami banjir beberapa waktu lalu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




