Memasak, Terapi Sederhana Atasi Gangguan Emosional

Selasa, 7 April 2015 | 20:48 WIB
KT
FH
Penulis: Kharina Triananda | Editor: FER
Ilustrasi memasak.
Ilustrasi memasak. (Medical Daily)

Jakarta - Psikolog Klinis, Ratih Andjayani Ibrahim, sering menyarankan beberapa kliennya yang mengalami gangguan emosional untuk melakukan terapi sederhana di rumah, yakni memasak dan menyajikan masakan di rumah untuk keluarga.

Menurutnya, memasak dan disajikan untuk orang terdekat adalah kegiatan yang bersifat terapeutik, dimana seseorang bisa melatih kesabarannya, ketekunannya, kepekaannya dan dedikasi.

"Suatu kegiatan yang dilakukan dengan passion sudah pasti bersifat terapeutik karena akan terasa menyenangkan. Jadi, kegiatan seperti ini bagus bagi yang mengalami gangguan emosional, seperti kesepian, depresi, korban broken home dan sebagainya," tutur Ratih pada jumpa pers di Jakarta, Selasa (7/4).

Ratih biasanya menyarankan pasiennya untuk memulai dari resep yang sederhana. Karena ia percaya semua yang dimulai dari sesuatu yang mudah kedepannya akan terasa lebih mudah.

"Saya pasti menyarankan mereka memilih menu sendiri, kemudian belanja juga memberi pengalaman atau tantangan tersendiri. Prosesnya juga harus dinikmati, jangan membentuk persepsi hasilnya akan tidak enak," imbuhnya.

Agar efeknya lebih maksimal, pasien yang kesepian dan depresi biasanya disarankan melakukan kegiatan memasak bersama orang terdekat. Saat masak bersama itulah mereka akan bekerjasama, sehingga menciptakan ikatan yang kuat.

"Apalagi kalau hasilnya disukai, emosinya akan turun, ada rasa bangga, kepercayaan diri akan mucul. Kalau self-esteem bagus, tentu emosinya akan stabil," tandas Ratih.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon