Komponen Cadangan Sepatutnya Disiapkan
Kamis, 9 April 2015 | 16:26 WIB
Jakarta - Komponen cadangan (komcad) militer sepatutnya dipersiapkan. Komcad jangan dipandang hanya semata-mata untuk situasi perang.
Demikian dikemukakan Tenaga Profesional (Taprof) Bidang Hubungan Internasional dan Kewaspadaan Nasional Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Marsda TNI (Purn) Syahrul Ansori.
"Secara pribadi, saya menilai komponen cadangan militer harus. Jangan dilihat komponen cadangan hanya untuk perang," kata Syahrul.
Hal itu disampaikannya dalam acara "Coffee Morning Gubernur Lemhanas dengan para Pemimpin Redaksi dan Wartawan Media Cetak dan Elektronik" bertajuk "50 Tahun Lemhannas RI: Tantangan dan Harapan", di Ruang Nusantara, Gedung Lemhannas, Jakarta, Kamis (9/4).
"Komponen cadangan untuk kepentingan di luar pertahanan jauh lebih besar manfaatnya. Sederhana saja soal disiplin. Di Singapura, jarang laki-laki yang rambutnya gondrong. Kalau gondrong, berarti tidak memenuhi syarat anggota cadangan militer," ucapnya.
"Yang penting bukan hanya untuk perangnya saja. Yang penting mereka harus punya nasionalisme tinggi."
Dia menambahkan, kecintaan kepada negara itu keniscayaan. "Pada waktunya memang (komcad), digunakan dalam keadaan negara membutuhkan mereka," imbuhnya.
Dia mengungkapkan, pada 2045 nanti rasa nasionalisme semakin tipis. "Kita mulai banyak melupakan sejarah," ungkapnya.
Dari segi pertahanan dan keamanan, lanjutnya, angkatan bersenjata sudah besar dari segi jumlah. "Tapi belum efektif dan efisien," ucapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




