Rosberg dan Hamilton Terlibat Perang Mulut
Minggu, 12 April 2015 | 18:32 WIB
Shanghai - Tim Mercedes memanas setelah dua pembalapnya saling mengecam usai Grand Prix Tiongkok yang dimenangi Lewis Hamilton, Minggu (12/4).
Nico Rosberg, yang finis kedua, menuduh rekannya itu sengaja melambatkan mobil yang membuat dia terus berada di bawah tekanan pembalap Ferrari Sebastian Vettel.
"Menarik mendengar dari kamu Lewis, bahwa kamu hanya memikirkan diri sendiri," kata Rosberg dalam jumpa pers yang memanas usai balapan di Shanghai.
"Kecepatan mobil kamu mengorbankan balapan saya. Dengan melaju lebih pelan dari yang seharusnya, itu membuat Vettel menjadi sangat dekat dengan saya."
Menurut Rosberg, kondisi itu memungkinkan Vettel untuk melakukan pitstop lebih cepat, sehingga dia juga terpaksa segera menyusul untuk mengganti ban agar tidak disalip Vettel. Intinya, menurut pembalap Jerman itu, dia harus sibuk bertahan dari Vettel, bukan menyerang Hamilton untuk merebut posisi terdepan.
"Itu membuat saya kehilangan waktu dan sebagai akibatnya ban saya aus karena harus membalap lebih lama. Saya tidak senang dengan hasil hari ini," ketus Rosberg.
Hamilton, juara dunia bertahan, tentu saja tidak terima dikecam oleh rekan setimnya itu.
"Tugas saya bukan untuk menjaga balapan Nico, tugas saya membawa mobil sendiri ke garis finis. Saya tidak punya maksud membuat mobil-mobil berjalan pelan," kata Hamilton.
Lalu dia menambahkan dengan tidak kalah ketusnya: "Jika Nico ingin menyalip, dia bisa mencobanya, namun itu tidak dia lakukan."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




