Sekolah Polisi Gelar Festival Film Pendek

Senin, 13 April 2015 | 20:46 WIB
BM
YD
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: YUD
Ilustrasi polisi bersama anjing pelacak.
Ilustrasi polisi bersama anjing pelacak. (Antara/Jessica Helena Wusyang)

Jakarta - Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) atau Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), menggelar festival film pendek alias Police Movie Festival (PMF) II, bertajuk "Polisi Harapan."

"Ini ide kreatif. Sangat berguna mendekatkan Polri dengan masyarakat. Melalui film secara audio dan visual, masyarakat dapat menyampaikan apa yang diharapkannya kepada polisi," ujar Ketua Panitia PMF II, Egidio di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/4).

Dikatakan Egi, tema yang diusung dalam perhelatan PMF II bertajuk "Polisi Harapan".

"Ini maksudnya bukan hanya yang baik-baik, kami juga akan terima kritikan dari masyarakat," ungkapnya.

Ia menyampaikan, juri dalam festival pendek ini tidak hanya berasal dari dosen STIK, melainkan juga dari sineas atau pelaku perfilman Indonesia, seperti Jajang C Noer dan Rudi Sudjarwo.

"Kriteria penilaian adalah kesesuaian dengan tema yang dibuat, kualitas gambar dan audio. Juri dari tokoh perfilman akan melihat apakah ada segi-segi dalam pembuatan film, kemudian ceritanya bagaimana," bilangnya.

Sebelumnya pada perhelatan PMF I, tambahnya, ada 17 orang yang mendaftarkan film pendeknya. "Semuanya sudah kami upload ke You Tube. Kemarin itu, juara satunya bercerita tentang polisi menilang istrinya sendiri," katanya.

Ia menuturkan, even ini terbuka untuk umum dan panitia tidak memungut biaya apapun kepada peserta. Formulir dan syarat pendaftaran dapat didownload di www.festivalkreatif.com.

"Juara satu akan mendapatkan hadiah Rp10 juta, juara dua Rp8 juta dan juara tiga Rp7 juta," tandasnya.

Sementara itu, Dosen STIK, Yundini Husni Erwin, menjelaskan even ini diselenggarakan mahasiswa STIK.

"Mereka adalah perwira yang saat ini mendapatkan tugas belajar di PTIK. Ini bisa membahas apa saja tentang kepolisian. Dari berbagai perspektif, berbagai sudut pandang masyarakat," katanya.

Ia berharap, even ini bisa menjadikan cermin untuk menumbuhkan kinerja dan pelayanan kepolisian sesuai harapan masyarakat.

"Diharapkan, bisa menjadi cerminan agar menumbuhkan Polri yang lebih baik dan polri yang menjadi harapan masyarakat," tukasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon