Posbindu Gerindra Diresmikan
Sabtu, 18 April 2015 | 15:21 WIB
Jakarta - Setiap tanggal 21 April Bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini. Hari jadi RA Kartini yang memperjuangkan emansipasi perempuan.
Berkaitan dengan peringatan Hari Kartini 2015, Pengurus Pusat Perempuan Indonesia Raya (PIRA) salah satu Sayap Organisasi Partai Gerindra menyelenggarakan kegiatan yang bermakna, dengan tema : "Kartini Masa Kini, Peduli Kesehatan Negeri "
Ketua Umum PP PIRA Sumarjati Arjoso mengatakan, kegiatan dimulai dengan Seminar tentang Kesehatan Reproduksi dan Kanker Serviks.
Seminar ini dimaksudkan meningkatkan pemahaman tentang permasalahan-permasalahan kesehatan reproduksi dan tatacara pencegahan, deteksi dini serta penanggulangan kanker serviks.
"Kegiatan dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan yang akan mencanangkan Pemeriksaan IVA Nasional pada Hari Kartini 2015. Kegiatan berikutnya adalah Peresmian Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular) Mandiri Perempuan Indonesia Raya," katanya di kantor DPP Partai Gerindra, Jl RM Harsono No 54 Ragunan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).
Melalui Posbindu, kata dia, masyarakat ditingkatkan kesadaran tentang perlunya pemeriksaan secara rutin melingkupi Berat Badan dan Tinggi Badan, Tekanan Darah, pemeriksaan Gula Darah dan Kolesterol.
Juga konsultasi Kesehatan yang dimaksudkan untuk mengendalikan berbagai factor resiko penyakit tidak menular seperti penyakit Jantung dan Pembuluh Darah, penyakit Diabetes Melitus, Kanker, Penyakit Paru dan Cedera.
Hadir sebagai pembicara dalam seminar Niken Palupi dari Subdit Pengendalian Penyakit Kanker, Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PPTM), Kementerian Kesehatan RI.
PP PIRA juga akan melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dengan sub tema "Kartini Masa Kini Peduli Kesehatan dan Pendidikan. Kegiatan Baksos meliputi ; pemberian buku untuk kelompok anak tidak atau kurang mampu, pengobatan gratis dan bantuan sembako, yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 April 2015 bertempat di Kelurahan Kalibaru Kecamatan Cilincing Jakarta Utara.
Sebagaimana diketahui, RA Kartini saat hidupnya begitu prihatin dan pilu, melihat kaumnya, para perempuan begitu tidak mendapatkan perhatian dalam hal pendidikan maupun keterampilan dan hanya dijadikan pelengkap sebagai "Konco Wingking" dalam kehidupan keluarga.
Kartini masa kini, sudah sangat jauh berbeda dengan masa Kartini yang dulu. Sudah banyak Kartini-Kartini yang maju menjadi pimpinan di berbagai tingkat baik di Pemerintah, Organisasi Masyarakat, Politik, Bidang Pendidikan dan berbagai bidang lainnya.
Kartini masa kini tetap harus berjuang untuk memajukan kaumnya, kaum Perempuan Indonesia yang masih menghadapi berbagai masalah dalam hal kesetaraan gender, rendahnya pendidikan, diskriminasi dalam hal upah, kemiskinan dan masalah kesehatan yang belum dapat diatasi dengan baik.
Salah satu masalah kesehatan adalah rendahnya pengetahuan perempuan tentang masalah kesehatan reproduksi dan kanker serviks yang merupakan kanker terbanyak pada perempuan yang lebih sering ditemukan pada stadium lanjut sehingga berakhir dengan penderitaan dan kematian.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




