Pasar SUN Pekan Ini Akan Tertekan
Senin, 20 April 2015 | 04:22 WIB
Jakarta - Harga surat utang negara (SUN) pada pekan ini diperkirakan akan melemah menyusul data-data ekonomi yang akan dirilis.
"Pekan ini diharapkan adanya pembalikan positif, namun laju pasar obligasi masih berpotensi melemah, jika data-data ekonomi yang ada tidak cukup membantu berbaliknya pasar obligasi," kata Kepala Riset NH Korindo Securities, Reza Priyambada, Senin (20/4).
Dia memprediksi harga obligasi bergerak pada rentang ±75 hingga 150 bps. Untuk itu, investor diminta tetap mencermati perubahan dan mengantisipasi sentimen yang ada.
Menurut Reza, kembali maraknya sejumlah sentimen negatif pekan lalu membuat laju pasar obligasi cenderung melemah. Pelaku pasar berbalik melakukan aksi jual, karena memanfaatkan penguatan harga pada pekan sebelumnya.
"Terlihat pergerakan harga obligasi, khususnya harga obligasi pemerintah yang berbalik negatif, yang terefleksi dari kembali naiknya yield yang merata pada seluruh tenor," ujar Reza.
Rata-rata penurunan yield terbesar terjadi pada obligasi tenor menengah (5-7 tahun). Sedangkan yield kelompok tenor pendek (1-4 tahun) rata-rata naik 14,35 bps, tenor menengah (5-7 tahun) naik 17,16 bps, dan tenor panjang (8-30 tahun) naik 14,49 bps.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




