Setgab Setuju Ambang Batas Parlemen 4 Persen
Rabu, 18 Januari 2012 | 21:26 WIB
Sekretariat Gabungan Partai Koalisi pendukung pemerintah menyepakati ambang batas minimum parlemen (Parliamentary Threshold) sebesar empat persen.
"Sudah ada kesepakatan di Setgab semangatnya PT 4 persen, tapi belum diketok. PT kemarin lolos 4 persen semua, jadi 2014 mereka percaya diri untuk lolos di 2014," ujar anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarifuddin Hasan, hari ini.
Pembahasan mengenai ambang batas di Setgab diakuinya berjalan alot, ditambah isu mengenai daerah pemilihan dan sistem pemilu.
Namun untuk daerah pemilihan sudah disepakati tetap. Untuk poin-poin di dalam kesepakatan Setgab, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah ini mengatakan, masih ada Partai Keadilan Sejahtera yang belum sepakat.
Namun masih terbuka pembahasan untuk saling tukar informasi dan komunikasi. Setelah kesepakatan ini rampung, Setgab juga akan fokus pada penyelesaian RUU Pemilu.
"Insya Allah minggu depan. Poin krusial sudah selesai ambang batas dan daerah pemilihan," kata Syarifuddin, yang juga merupakan sekretaris Setgab.
Sementara itu Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali mengatakan, dirinya sudah mendelegasikan pembahasan mengenai sistem pemilu dan ambang batas kepada Ketua F-PPP di DPR.
Menteri Agama mengatakan, dari awal PPP berpendapat ambang batas sebesar 2,5 persen. Tapi, itu bukan harga mati dan bisa naik ke atas menjadi empat sampai lima persen.
"Itu bukan harga mati, masih harus ada negosiasi dan kompromi lagi. Itu sudah dibahas di tataran partai politik, tapi belum pada level ketua umum," ujarnya di Kantor Presiden.
"Sudah ada kesepakatan di Setgab semangatnya PT 4 persen, tapi belum diketok. PT kemarin lolos 4 persen semua, jadi 2014 mereka percaya diri untuk lolos di 2014," ujar anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarifuddin Hasan, hari ini.
Pembahasan mengenai ambang batas di Setgab diakuinya berjalan alot, ditambah isu mengenai daerah pemilihan dan sistem pemilu.
Namun untuk daerah pemilihan sudah disepakati tetap. Untuk poin-poin di dalam kesepakatan Setgab, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah ini mengatakan, masih ada Partai Keadilan Sejahtera yang belum sepakat.
Namun masih terbuka pembahasan untuk saling tukar informasi dan komunikasi. Setelah kesepakatan ini rampung, Setgab juga akan fokus pada penyelesaian RUU Pemilu.
"Insya Allah minggu depan. Poin krusial sudah selesai ambang batas dan daerah pemilihan," kata Syarifuddin, yang juga merupakan sekretaris Setgab.
Sementara itu Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali mengatakan, dirinya sudah mendelegasikan pembahasan mengenai sistem pemilu dan ambang batas kepada Ketua F-PPP di DPR.
Menteri Agama mengatakan, dari awal PPP berpendapat ambang batas sebesar 2,5 persen. Tapi, itu bukan harga mati dan bisa naik ke atas menjadi empat sampai lima persen.
"Itu bukan harga mati, masih harus ada negosiasi dan kompromi lagi. Itu sudah dibahas di tataran partai politik, tapi belum pada level ketua umum," ujarnya di Kantor Presiden.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




