Rencana Sebelumnya Dua Kapal Selam, Bukan Tiga
Rabu, 18 Januari 2012 | 22:44 WIB
"Yang sudah dibahas adalah membeli dua kapal selam dengan spesifikasi tertentu dan disesuaikan dengan anggaran, tapi belakangan ada inisiatif baru untuk membeli tiga dengan spesifikasi yang berbeda dengan yang sudah dibicarakan sebelumnya," ujar Mahfudz sesudah rapat kerja Komisi I dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rabu (18/1).
"Anggarannya tidak berubah, tapi spesifikasinya berubah," tambahnya.
Menurutnya, spesifikasi untuk pembelian dua unit kapal selam yang disepakati sebelumnya setara dengan jenis kapal selam milik Singapura.
Namun, tambah Mahfudz, banyak usulan baru di tengah proses pembelian ini dan menjadi berbeda dengan perencanaan awal.
"Kita repot juga menyikapi perubahan ini sementara kebijakan anggaran tidak bisa diubah," ujar politisi Partai Kesejahteraan Sosial ini.
Mahfudz juga mengatakan bahwa yang harus menjadi catatan dalam belanja alutsista adalah prosesnya yang tidak melalui perantara.
"Prosesnya harus antar pemerintah secara government to government untuk mengurangi peran broker dalam hal ini," ujar Mahfudz.
Sebelumnya, pada hari Senin, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan bahwa Kemhan telah mendapatkan anggaran belanja sebesar 150 triliun untuk lima tahun ke depan.
Dari jumlah itu, Rp 50 triliun akan digunakan untuk mempercepat proses pemenuhan minimum essential force atau kekuatan minimum yang diperlukan sementara Rp 55 triliun akan digunakan untuk belanja alutsista yang lain.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kemhan Marsekal Madya TNI Erys Herryanto mengatakan bahwa dalam rencana pembelian tiga kapal selam dari Korea Selatan proses akan menekankan adanya transfer teknologi dan kerjasama industri pertahanan dengan target bertahap dari keikutsertaan Indonesia dalam proses produksinya di Korea Selatan, hingga proses produksi dalam negeri dengan supervisi dari pembuat aslinya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




