Ke Semifinal, Tontowi/Liliyana Tantang Unggulan Ketiga

Sabtu, 25 April 2015 | 00:13 WIB
B
IC
Penulis: BeritaSatu | Editor: CAH
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (badmintonindonesia.org)

Wuhan - Ganda campuran IndonesiaTontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses melangkah ke semifinal Kejuaraan Asia 2015. Keduanya sudah ditunggu unggulan tiga asal Tiongkok, Xu Chen/Ma Jin. Sudah 17 kali berhadapan, Tontowi/Liliyana kini pun siap tampil all out untuk melawan Xu/Ma.

"Lawan mereka all out aja. Karena ketemu mereka kan menang-kalah, menang-kalah juga. Main terbaik dan maksimal aja. Apalagi mereka tuan rumah, kami harus siap capek buat ketemu mereka. Di sini juga kan nggak ada challenge, jadi semua keputusan ada di wasit dan hakim garis, kami harus waspadai itu. Jangan sampai kami terpengaruh keputusan wasit, kami harus waspadai itu," kata Liliyana mengenai pertandingan semifinalnya, Sabtu (25/4).

Rekor pertemuan keduanya hingga saat ini masih diungguli Xu/Ma dengan 10-7. Mereka terakhir berhadapan di Yonex French Open tahun 2014 lalu. Saat itu Tontowi/Liliyana lah yang berhasil merebut kemenangan, 21-17 dan 21-16.

"Tadi saya sudah ngobrol juga sama Owi/Butet (Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir) untuk besok kami harus mengatur strategi. Kita lihat nanti lawan di lapangan seperti apa, yang pasti Owi/Butet tidak boleh monoton dan siap dengan setiap perubahan lawan," kata Enroe Suryanto, pelatih ganda campuran, menambahkan.

Sebelumnya di perempat final, Tontowi/Liliyana menghentikan satu wakil tuan rumah, Lu Kai/Huang Yaqiong. Keduanya menang straight game dengan 21-19 dan 21-11.

"Di game pertama sama kedua sebenarnya lawan mainnya sama aja nggak ada perubahan. Tapi di game pertama saya banyak melakukan kesalahan sendiri, jadi banyak ngasih poin buat mereka. Pas udah masuk pertengahan, kami main safe aja sebenernya nggak bahaya sih bola-bola mereka," kata Tontowi.

"Mereka mainnya juga masih belum mantep, ketika poin sama dan kami kejar, mereka masih bisa digoyang. Apalagi Lu Kai juga tadi habis main di ganda putra, dia mungkin capek, jadi kami ambil keuntungan di situ juga," ujar Liliyana.

"Kami sudah tiga kali ketemu dan selalu menang. Sebenarnya kalau kami mainnya safe aja sudah bisa mengatasi mereka. Di game pertama tadi poin mereka banyak dari kami mati sendiri, bukan mereka yang matiin," kata Liliyana lagi.

Sayangnya, langkah kemenangan Tontowi/Liliyana tak berhasil diikuti Praveen Jordan/Debby Susanto. Di perempat final, Praveen/Debby kembali harus mengakui keunggulan pasangan Hong Kong, Chun Hei Reginald Lee/Hoi Wah Chau

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon