Flu Burung Tewaskan Remaja Vietnam
Kamis, 19 Januari 2012 | 15:16 WIB
Menjadi orang pertama yang tewas dalam setahun terakhir, dari wabah flu yang telah merenggut nyawa 59 orang sejak 2003 di negeri itu.
Seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun di Delta Mekong, Vietnam, menjadi orang pertama yang meninggal akibat flu burung, dalam lebih dari setahun terakhir di negeri itu. Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh pejabat berwenang Vietnam, Kamis (19/1).
"Tidak ada ditemukan pasien H5N1 (flu burung) dalam setahun kemarin," ungkap Phi Van Kien, pejabat di Departemen Penjagaan Kesehatan dan Lingkungan Vietnam, menyebut data penyakit flu yang populer dalam beberapa tahun terakhir tersebut.
"Ini adalah pasien pertama yang meninggal akibat flu burung tahun ini," tambah sang pejabat.
Sang remaja korban sendiri, disebutkan bekerja di sebuah peternakan bebek di Provinsi Hau Giang. Dia masuk rumah sakit karena masalah pernapasan pada 10 Januari lalu, namun akhirnya dilaporkan meninggal pada hari yang sama.
Selasa (17/1) kemarin, sebuah sampel darah dari sang remaja dikirim ke Intitut Pasteur di Ho Chi Minh City. Le Van San, seorang dokter di institusi itu, pun kemudian mengkonfirmasikan bahwa sampel darah tersebut positif mengandung virus H5N1.
Tahun lalu, virus ini dilaporkan telah menyebabkan tewasnya 151.300 unggas di negeri itu. Angka ini, menurut pejabat pemerintahan Vietnam, sudah turun sekitar 50 persen dari tahun 2010. Di 2010 sendiri, tujuh orang dilaporkan positif terinfeksi virus H5N1, dengan dua di antaranya akhirnya meninggal.
Vietnam termasuk negara yang cukup menderita akibat wabah flu burung. Sejak virus itu diketahui muncul di sana pada akhir 2003, tercatat telah 119 orang yang dikonfirmasikan terinfeksi, dengan angka kematian mencapai 59 orang.
Seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun di Delta Mekong, Vietnam, menjadi orang pertama yang meninggal akibat flu burung, dalam lebih dari setahun terakhir di negeri itu. Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh pejabat berwenang Vietnam, Kamis (19/1).
"Tidak ada ditemukan pasien H5N1 (flu burung) dalam setahun kemarin," ungkap Phi Van Kien, pejabat di Departemen Penjagaan Kesehatan dan Lingkungan Vietnam, menyebut data penyakit flu yang populer dalam beberapa tahun terakhir tersebut.
"Ini adalah pasien pertama yang meninggal akibat flu burung tahun ini," tambah sang pejabat.
Sang remaja korban sendiri, disebutkan bekerja di sebuah peternakan bebek di Provinsi Hau Giang. Dia masuk rumah sakit karena masalah pernapasan pada 10 Januari lalu, namun akhirnya dilaporkan meninggal pada hari yang sama.
Selasa (17/1) kemarin, sebuah sampel darah dari sang remaja dikirim ke Intitut Pasteur di Ho Chi Minh City. Le Van San, seorang dokter di institusi itu, pun kemudian mengkonfirmasikan bahwa sampel darah tersebut positif mengandung virus H5N1.
Tahun lalu, virus ini dilaporkan telah menyebabkan tewasnya 151.300 unggas di negeri itu. Angka ini, menurut pejabat pemerintahan Vietnam, sudah turun sekitar 50 persen dari tahun 2010. Di 2010 sendiri, tujuh orang dilaporkan positif terinfeksi virus H5N1, dengan dua di antaranya akhirnya meninggal.
Vietnam termasuk negara yang cukup menderita akibat wabah flu burung. Sejak virus itu diketahui muncul di sana pada akhir 2003, tercatat telah 119 orang yang dikonfirmasikan terinfeksi, dengan angka kematian mencapai 59 orang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




