Kandang Celta Kutukan bagi Ancelotti
Minggu, 26 April 2015 | 15:51 WIB
Madrid – Kemenangan 2-0 yang diraih Barcelona dari klub tetangga Espanyol, Sabtu (25/4) kemarin, membuat Real Madrid dituntut memetik kemenangan saat bertandang ke Estadio Balaidos, markasnya Celta Vigo, dalam lanjutan kompetisi La Liga di pekan ke-33, Minggu (26/4) malam waktu setempat atau Senin (27/4) dini hari WIB.
Yang jadi masalah bagi Los Blancos, adalah sepanjang kiprahnya menjadi pelatih, Carlo Ancelotti tak kunjung mampu memetik kemenangan di markas Celta, baik ketika menjadi allenatore Juventus, arsitek Milan, maupun entrenador Madrid sendiri.
Bahkan, salah satu nostalgia paling kelam sepanjang kiprah Ancelotti terjadi saat timnya menantang Celta. Hal itu terjadi saat Carletto masih menangani Juventus. Unggul 1-0 di leg pertama babak 16 besar UEFA Cup 1999-2000, di leg kedua di Balaidos, Bianconeri hancur lebur dan takluk 0-4!
Empat tahun kemudian, Ancelotti kembali ke Balaidos dengan membawa panji Milan di fase penyisihan grup Liga Champions. Saat itu, Rossoneri tak mampu menjebol gawang tuan rumah dan harus puas bermain imbang tanpa gol alias 0-0.
Terakhir kali Ancelotti menyambangi markas Celta terjadi di musim lalu. Saat itu, Celta mampu meraih kemenangan dengan skor 2-0 berkat dua gol Charles Dias de Olivera, hasil yang praktis menutup peluang Madrid menyalip Atletico Madrid yang akhirnya keluar sebagai juara La Liga.
Kini, Ancelotti mesti mampu mematahkan rekor buruknya di Balaidos. Meskipun kehilangan tiga pemain intinya, Luka Modric, Karim Benzema, dan Gareth Bale, Ancelotti dituntut mampu mengantarkan tiga poin bagi Madrid sebagai upaya menjaga jaraknya dengan Barcelona. Akankah Ancelotti berhasil?
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




