Wapres Nilai Wajar Penyerahan Diri Sindikat di Balik Mary Jane

Kamis, 30 April 2015 | 18:33 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Mary Jane Fiesta Veloso
Mary Jane Fiesta Veloso (Antara/Yeyen)

Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menganggap tidak ada yang mencurigakan dari penyerahan diri sindikat di balik Mary Jane.

"Tidak (trik Filipina). Apalagi, Presiden (Filipina) yang menghubungi Presiden (Joko Widodo). Saya juga berbicara dengan presidennya (Filipina) dengan wapres-nya waktu itu kayak di Jakarta kemarin, bicara di Langkawi juga," ujar JK di kantor Wapres, Jakarta, Kamis (30/4).

JK mengungkapkan, pihaknya berbicara melalui sambungan telepon dengan Presiden Benigno Aquino III guna menjelaskan perihal masalah hukum di Filipina.

"Bukan beberapa jam (penyerahan diri Sergio), tapi beberapa hari. Mungkin dia (Sergio) kasihan melihat Mary Jane dihukum mati, lalu dia tergerak mengakui perbuatan jahatnya itu," ujar JK.

Oleh karena itu, JK menilai wajar lobi politik yang dilakukan Filipina dan tidak berpikir ada hal yang janggal dari penyerahan diri sindikat di balik Mary Jane.

Seperti diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya menunda pelaksanaan eksekusi mati terhadap warga negara Filipina, Mary Jane Veloso yang seharusnya dilakukan pada Rabu (29/4) dini hari. Pertimbangannya, Maria Kristina Sergio yang diduga sebagai perekrut Mary Jane untuk menyelundupkan heroin ke Indonesia menyerahkan diri.

Pembatalan tersebut dilakukan di detik-detik akhir sebelum eksekusi dilakukan dan penyerahan diri Sergio dilakukan pada Selasa (28/4) waktu setempat.

Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto menjelaskan pemerintah menerima pemberitahuan bukti baru dari Migrant Care. Sedangkan, Presiden Aquino mengaku langsung menghubungi Presiden Jokowi tentang hal yang sama.

Mary Jane tertangkap di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, karena  membawa heroin seberat 2,6 kg dengan cara diselipkan di dalam koper yang telah dijahit.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon