Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas, Ini Trek Karier Pieter Huistra
Jumat, 8 Mei 2015 | 16:26 WIB
Jakarta – PSSI telah resmi menunjuk Direktur Teknik, Pieter Huistra sebagai Pelatih Timnas Indonesia Senior. Kepastian ini didapat usai rapat Komite Eksekutif, Sabtu (2/5) lalu.
Namun status Pieter hanyalah sebagai pelatih interim alias sementara. Dia akan dicoba dalam dua laga skuat Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2018 pada tanggal 11 Juni melawan China Taipei dan tanggal 16 kontra Irak. Timnas sendiri berada di Grup F yang diisi Thailand, Vietnam, China Taipei, Irak.
"Penunjukan Pieter saat rapat Exco beberapa hari lalu. Ia akan menjadi pelatih interim terlebih dahulu dan akan di evaluasi di dua laga awal Timnas saat melawan China Taipei dan Irak," kata Azwan.
"Mengapa PSSI memutuskan interim? Karena situasi sepakbola nasional saat ini memang belum memungkin menunjuk pelatih tetap. Dan banyak pelatih yang mulanya ingin menukangi Timnas Indonesia jadi ragu usai melihat situasi yang dialami PSSI saat ini," jelas Azwan.
Karier Pieter Huistra
Kelahiran: 18 January 1967
2012-2013: Manajer BV De Graafschap, pelatih pertama, Jupiler, tim divisi utama Belanda
2010-sekarangt: Anggota direksi Asosiasi pelatih belanda, bersama Leo Beenhakker, Peter Bosz
2010-sekarang: Perwakilan manajer sepakbola pro Belanda di resonance goup KNVB "Refereeing"
2010-2012: Manajer FC Groningen, Pelatih utama Premier League Belanda (Granqvist, Tadic, Matavz, Virgil van Dijk)
2009- 2010: Reserve team coach AFC Ajax Amsterdam, Worked with: Martin Jol (Player a.o: Daley Blind, Siem de Jong)
2009: pelatih /pengajar untuk akademi KNVB (Dutch Football Association)
2005-2008: Asisten manajer klub Vitesse Arnhem, Premier League Holland. Bekerja bersama pelatih: Edward Sturing dan Aad de Mos. Bertanggung jawab dalam tekhnik/fisik/ dan taktik selama latihan setiap harinya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




