Temui Ketua MPR, Orangtua Korban Tragedi Trisakti Sampaikan Tuntutan
Senin, 18 Mei 2015 | 14:27 WIB
Jakarta - Orangtua korban Tragedi Trisakti beserta pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Trisakti mendatangi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Senin (18/05) siang ini. Kunjungan tersebut bertepatan dengan peringatan 17 tahun reformasi.
Presiden BEM Trisakti Muhammad Puri Andamas mengatakan terdapat lima tuntutan yang harus dipenuhi MPR terhadap korban ataupun keluarga korban Tragedi Trisakti.
"Pertama, presiden mengeluarkan keppres pembentukan pengadilan ad hoc untuk menyelesaikan pelanggaran HAM 12 Mei. Kedua, pemerintah menjadikan tanggal 12 sebagai hari pergerakan mahasiswa. Ketiga, memberi gelar pahlawan reformasi kepada korban Tragedi Trisakti. Keempat, mensejahterakan keluarga korban. Terakhir, menuntut pemerintah mempercepat penyelesaian kasus ini," katanya di ruang Ketua MPR Zulkifli Hasan Kompleks Parlemen, Jakarta Selatan, Senin (18/05).
Menanggapi hal tersebut, Ketua MPR Zulkifli Hasan menyampaikan persetujuannya bahwa kasus Tragedi Trisakti merupakan pelanggaran HAM berat yang perlu diselesaikan. Meskipun 17 tahun semenjak peristiwa tersebut bukanlah waktu yang singkat untuk dapat menyelesaikan persoalan itu.
"Selama ini MPR telah bekerja aktif menjadi fasilitator penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat. Kalau tidak diselesaikan maka akan menjadi utang sejarah kita bersama dan menjadi noda hitam kita dalam sejarah," ujarnya.
Secara kelembagaan, Zulkifli mengungkapkan dirinya telah bersikap proaktif meghadapi persoalan ini. Dia telah bertemu Komnas HAM, Jaksa Agung, hingga LSM seperti Kontras dan Imparsial. "Saya yang datangi mereka. Saya memang ingin aktif menyelesaikan kasus-kasus ini," imbuhnya.
Zulkifli mengatakan dalam pertemuan antar lembaga tinggi negara dengan Presiden Joko Widodo siang ini, dirinya akan menyampaikan apa yang menjadi tuntutan keluarga korban Trisakti itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




