Istana Bantah Ada Keppres Pengangkatan Dirjen Imigrasi yang Baru

Senin, 18 Mei 2015 | 19:43 WIB
ES
B
Penulis: Ezra Sihite | Editor: B1
Andi Widjajanto
Andi Widjajanto (BeritaSatu TV)

Jakarta - Setelah Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly, kini giliran pihak Istana yang membantah dikeluarkannya Keputusan Presiden (Keppres) pengangkatan Dirjen Imigrasi yang baru atas nama Bambang Widodo.

Sekretaris Kabinet (Seskab), Andi Widjajanto, mengatakan keppres yang memuat penerbitan tahun 2014 itu tidak pernah dikeluarkan pihak Istana.

"Jadi penjelasan teknisnya, Keppres 2014 itu, nomor terakhirnya 151. Keppres yang diduga palsu itu nomornya 766. Jadi, tidak mungkin ada (keppres baru). Lalu, ada kode di keppres itu yang tidak mungkin dikeluarkan baik oleh Setneg maupun Setkab. Itu tidak pernah ada," tegas Andi di kompleks Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5).

Lebih lanjut, Andi menjelaskan, hingga saat ini, belum ada usulan kepada Tim Penilai Akhir (TPA) mengenai nama-nama calon Dirjen Imigrasi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham). "Sampai saat ini, dirjen imigrasi masih berstatus plt (pelaksana tugas). Belum ada usulan," kata Andi.

Menindaklanjuti beredarnya keppres palsu atas nama Bambang Widodo tersebut, Seskab mengatakan pihaknya sudah meminta internal Kemkunham untuk melakukan pengecekan. Lalu, bagaimana bisa keppres itu beredar? "Namanya juga (keppres) palsu," tandas Andi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon