Keberuntungan Charoen Pokphand

Selasa, 19 Mei 2015 | 05:33 WIB
PS
FB
Penulis: Parluhutan Situmorang | Editor: FMB
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (Istimewa)

Jakarta - Kenaikan harga daging ayam menjelang perayaan Lebaran berpotensi mengerek performa keuangan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) pada kuartal II-2015. Perayaan hari raya keagamaan ini juga bisa menjadi momentum terhadap pergerakan harga saham produsen ayam dan pakan ternak tersebut.

Analis RHB OSK Securities Norman Choong mengungkapkan, pertumbuhan kinerja keuangan Charoen Pokphand sepanjang kuartal II-2015 diharapkan lebih kuat dibandingkan realisasi kuartal I lalu, menyusul adanya perayaan hari raya keagamaan menjelang akhir semester I tahun ini. "Hal ini diharapkan mendongkrak kinerja keuangan perseroan pada kuartal ini," tulis dia dalam risetnya, baru-baru ini.

Sentimen positif menjelang perayaan Lebaran mendorong RHB OSK Securities untuk merevisi naik target harga saham CPIN menjadi Rp 3.300 per saham. Rekomendasi saham CPIN juga direvisi dari hold menjadi buy. Revisi naik target harga dan rekomendasi ini mencerminan ekspektasi kuatnya penjualan perseroan sepanjang kuartal II-2015 didukung perayaan lebaran.

Target harga ini juga merefleksikan estimasi margin operasional sekitar 7,9 persen tahun ini, atau turun dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar 9 persen. Target harga ini juga mencerminkan target utang terhadap ekuitas sekitar 22,1 persen, return on equity sebesar 17,1 persen, dan pertumbuhan EPS sekitar 14,8 persen tahun ini.

Meski didukung sentimen positif, Charoen Pokphand masih dihadang sentimen negatif pada semester II-2015. Sentimen negatif datang dari kelebihan pasokan anak ayam usia sehari (day old chick/DOC), berlanjutnya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, dan belum stabilnya perekonomian setelah mengalami perlambatan kuartal I-2015.

Kelebihan pasokan DOC sebagai dasar utama RHB OSK Securities merevisi turun target kinerja keuangan perseroan tahun ini. Pendapatan direvisi turun dari Rp 34,24 triliun enjadi Rp 32,80 triliun, proyeksi laba kotor juga dipangkas dari Rp 5,1 triliun menjadi Rp 4,12 triliun. Laba bersih direvisi turun dari Rp 2,76 triliun menjadi Rp 2 triliun. Tahun lalu, pendapatan dan laba bersih perseroan masing-masing Rp 29,15 triiun dan Rp 1,74 triliun.

Di Bawah Ekspektasi
RHB OSK Securities menyebutkan realisasi kinerja keuangan Charoen Pokphand per kuartal I-2015 jauh dari ekspektasi. "Realisasi pendapatan dan laba bersih perseroan tersebut baru mencerminkan 22 persen dan 16 persen dari proyeksi yang ditetapkan oleh RHB OSK Securities," ungkap Norman.

Hingg kuartal I-2015, Charoen mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 12 persen dari Rp 6,72 triliun menjadi Rp 7,53 triliun. Sedangkan laba bersih anjlok hingga 35 persen menjadi Rp 431 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 661 miliar.

Norman menjelaskan, penurunan laba bersih tersebut akibat atas kerugian bisnis DOC senilai Rp 131 miliar dan rugi kurs mencapai Rp 266 miliar. Perseroan mencatatkan biaya produksi DOC berkisar Rp 4.000-4.400 per ekor atau lebih mahal dibandingkan harga jual Rp 3.600.

Sementara itu, UBS Securities Indonesia memberikan rekomendasi beli saham CPIN dengan target harga Rp 3.690. Target harga yang ditetapkan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan RHB OSK Securities level Rp 3.300.
Tips CPIN
RHB OSK Securities
Rekomendasi : Buy
Target harga : Rp 3.300

UBS Securities
rekomendasi : Buy
Target harga : Rp 3.690

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon