Studi: Setelah Liburan Orang Cenderung Makan Lebih Banyak
Selasa, 19 Mei 2015 | 16:40 WIB
Masa liburan sudah hampir tiba. Bulan depan, saat liburan sekolah datang, Anda pasti telah menjadwalkan diri untuk mengambil cuti dan berlibur bersama anak-anak.
Hati-hati, sebuah penelitian menyebutkan, seseorang akan cenderung lebih banyak makan setelah liburan.
Para peneliti melacak kebiasaan belanja bahan makanan pada lebih dari 200 rumah tangga di New York, Amerika Serikat selama tujuh bulan.
Penelitian tersebut dibagi menjadi tiga periode, yaitu antara Juli dan Thanksgiving, antara Thanksgiving dan tahun baru; dan periode pascalibur, antara tahun baru dan Maret.
Mereka menemukan bahwa pada periode pascaliburan, masyarakat justru memilih bahan makanan paling berkalori.
"Meskipun tahun baru biasanya ada resolusi untuk makan sehat, orang cenderung untuk bertahan pada makanan favorit mereka di tahun baru," ujar Drew Hanks, salah satu peneliti.
Kenaikan kalori yang terdeteksi oleh para peneliti adalah 440 kalori ekstra selama masa liburan. "Setelah liburan, ketika semua orang seharusnya detoksifikasi, kebanyakan orang malah mengisi kulkas mereka dengan lebih banyak makanan," tambah Hanks.
Hanks mengamini bahwa keinginan masyarakat untuk makan makanan sehat adalah nyata, namun setelah liburan, pilihan makanan mereka akan kembali pada makanan yang mereka sukai. Hal inilah yang kemudian menyebabkan resolusi untuk hidup sehat tak terjadi secara maksimal.
"Hasilnya adalah kesia-siaan, resolusi makan makanan sehat tak dilakukan dengan konsisten," kata Hanks.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




