Marak Beras Plastik, Masyarakat Diimbau Tak Mudah Tergoda Beras Murah
Rabu, 20 Mei 2015 | 10:12 WIB
Surabaya - Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Daerah Jawa Timur (Jatim), Tri Sudaryono, mengatakan secara faktual peredaran beras plastik yang sedang menjadi sorotan masyarakat belum ditemukan di kota besar seperti Surabaya dan Malang.
Hal itu disebabkan karena gelontoran beras panenan petani di Jatim yang jauh lebih berkualitas masih mudah diperoleh di Jatim.
Namun demikian, ada kemungkinan kecil, beras plastik itu mulai beredar di satu dua kota kabupaten yang ada di wilayah Jatim.
"Sebenarnya beras plastik itu adalah beras analog yang terbuat dari beberapa jenis bahan pangan, namun dicampur plastik untuk memperoleh tampilan yang menarik. Jadi beras plastik ini memang good looking bagi konsumen yang belum berpengalaman," ujar Tri Sudaryono yang dikonfirmasi, Rabu (20/5).
Dia mengatakan, guna mengantisipasi peredaran beras plastik, masyarakat harus lebih teliti sebelum membeli. Beras plastik dibuat pabrikan dan diduga dibuat untuk dipasok ke negara-negara konsumen tertentu.
Ia juga mengingatkan masyarakat, terutama di daerah yang sulit beras, untuk tidak tergoda dengan beras yang bagus namun harganya murah karena biasanya kualitasnya juga murahan.
Banyak warga sering tergoda akan produk yang penampilan (beras plastik) bagus, padahal terdapat campuran plastik yang bisa mengganggu kesehatan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




