Demo Mahasiswa Banten Tuntut Jokowi-JK Mundur Berakhir Ricuh
Rabu, 20 Mei 2015 | 23:57 WIB
Serang - Aksi demonstrasi yang dilakukan ratusan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Maulana Hasanudin (SMH) Serang,yang menuntut Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mundur, berakhir ricuh dengan pihak kepolisian. Aksi dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ini, digelar di depan Kampus IAIN SMH Serang, Rabu (20/5).
Dalam orasinya, para mahasiswa mengingatkan pemerintah Jokowi-JK atas kinerja mereka yang dinilai kurang memuaskan. Aksi yang awalnya berlangsung damai dan tertib, menjadi ricuh lantaran mahasiswa mencoba memblokir jalan di depan kampus dan membakar ban bekas.
Melihat aksi mahasiswa mengganggu pengguna jalan petugas langsung bertindak mendorong mundur mahasiswa ke dalam kampus. Namun mahasiswa menolak, aksi saling dorong pun tidak terhindarkan. Bahkan mahasiswa melempar batu ke arah polisi, sehingga menyulut amarah dari petugas kepolisian. Kemudian polisi mengamankan tiga orang mahasiswa.
"Jokowi-JK harus mundur sebagai presiden dan wakil presiden kerana kebijakan mereka yang tak pro kepada rakyat. Selama pemerintahan Jokowi-JK, kita belum merasakan kebijakan yang pro rakyat. Karena itu kita menuntut Jokowi-JK mundur," tegas koordinator aksi, Ahi Hakim, dalam orasinya.
Selain itu, mahasiswa juga menuntut Jokowi untuk menyelesaikan permasalahan bangsa yang tidak juga terselesaikan.
"Kita menuntut nasionalisasi aset, berantas mafia migas, tingkatkan mutu pendidikan bangsa, awasi kebijakan program pemerintah dan stabilkan perekonomian nasional," katanya.
Mahasiswa yang kesal dengan Jokowi-JK ini menyatakan bahwa Jokowi jangan sampai melupakan nawacita, trisakti, dan revolusi mental yang selalu digaungkan olehnya. Karena, jika hal tersebut dilupakan, berarti Jokowi-JK telah mengakhiri mimpi 250 juta masyarakat Indonesia untuk sejahtera.
"Mimpi dan harapan rakyat akan adanya perubahan dan peningkatan kesejahteraan sirna termakan janji yang tak kunjung ditepati dan tersimpan rapi di dalam laci kabinet Jokowi-JK," kata Hakim.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




