Museum di Indonesia Akan Dibuat Lebih Modern

Jumat, 22 Mei 2015 | 08:38 WIB
MB
B
Penulis: Maria Fatima Bona | Editor: B1
Arca yang ada di Museum Nasional
Arca yang ada di Museum Nasional (BeritaSatu.com/Kharina Triananda)

Jakarta - Museum yang ada di Indonesia selama ini identik dengan kesan gelap, kuno, berdebu dan kaku. Ingin mengubah kesan tersebut, Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Harry Widianto, mengungkap kalau segera melakukan perubahan. Sehingga, pengunjung tertarik ke museum dan betah berlama-lama.

"Selama ini, pengunjung enggan ke museum karena selalu ada kesan tidak menarik dan bosan dengan museum yang tidak memiliki daya tarik," ujar Herry saat ditemui Suara Pembaruan beberapa Waktu lalu.

Herry berharap setiap museum didesain dengan modern, juga menambah sentuhan teknologi agar lebih seru dan interaktif. Pengawasan pun harus ketat karena terkait dengan kekayaan negara.

"Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman akan merealisasikan program membangun museum baru dengan konsep modern. Nantinya juga akan melakukan revitalisasi museum karena banyak museum yang belum mencapai standar yang ditentukan," ujar Harry.

Sementara untuk cagar budaya, Herry mengaku, berupaya untuk terus melestarikan dan melakukan penelitian akan setiap temuan fosil yang telah berusia lebih dari 50 tahun untuk dijadikan sejarah. Baik yang ditemukan di darat maupun di air.

Dia menegaskan, semua cagar budaya yang dilestarikan tidak boleh dihilangkan, dan tidak boleh diubah bentuknya, karena akan hilang pesan sejarahnya. Namun diperbolehkan untuk berubah fungsi.

"Cagar budaya boleh berubah fungsi seperti yang terjadi di Kota Tua. Di mana sebagiannya bangunan Belanda yang merupakan bagian dari sejarah telah berubah fungsi menjadi bank. Hal itu sah- sah saja," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon