Mercedes Minta Maaf pada Hamilton
Minggu, 24 Mei 2015 | 22:25 WIB
Monaco - Tim Mercedes tak membuang waktu lama untuk meminta maaf pada Lewis Hamilton, yang gagal menjuarai Grand Prix Monaco karena diminta melakukan pit stop saat safety car masuk trek 12 putaran menjelang finis, Minggu (24/5).
Dalam Twitter resminya, Mercedes menulis: "Untuk Lewis: ini semua kesalahan kami Lewis, sebuah keputusan mendesak dan waktunya ternyata tidak pas. Kami bertanggung jawab atas hal ini."
Selain gagal menang, hasil juara tiga juga membuat Hamilton batal membuat sejarah di Formula 1. Seandainya dia menang atau finis kedua, dia akan menjadi pembalap pertama sepanjang sejarah yang ke-13 kalinya berturut-turut finis dua besar.
Peluangnya sangat besar karena menguasai pole position dan terus memimpin hingga 21 detik atas rekan setimnya, Nico Rosberg, sebelum melakukan pit stop yang kontroversial itu. Rosberg menang di Monaco karena dia tidak diminta mengganti ban.
To Lewis: "It was all our mistake today lewis, a split second decision and the timing didn't work" We take this one on our shoulders.
— MERCEDES AMG F1 (@MercedesAMGF1) May 24, 2015
Bos tim Mercedes Toto Wolff juga mengungkapkan penyesalannya atas insiden di Monaco ini.
"Tidak ada yang bisa dilakukan selain meminta maaf pada Lewis. Ini merupakan salah perhitunganyang terjadi ketika momen sedang memanas," kata Wolff.
"Saya meminta maaf pada Lewis atas kesalahan yang kami buat. Hari ini seharusnya bisa sempurna finis 1-2."
Mercedes juga meminta maaf pada para fans yang kecewa dengan hasil ini, dengan mengatakan: "Kami bisa merasakan sakit hati Anda. Kami salah hari ini, itu saja faktanya."
Meskipun Hamilton kalah dari Rosberg, namun Mercedes menggambarkan suasana ketika pembalap Inggris itu disambut meriah di podium sebagai sebuah "moral victory."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




